Koran Memo Photo Party Part II

Ki Joko Tumut Jalan Jalan Ke Kediri

ponselgraphy
(C) Koran Memo
Ponselgraphy - Sobat, dalam rangka memeriahkan Koran Memo Photo Party Part II, Ki Joko Tumut bakal turut hadir meramaikan acara yang bakal digelar di Sri Ratu, Kota Kediri. Acara yang digelar oleh Koran Memo dan didukung oleh Pemkot Kediri, Bank Indonesia Kediri dan Gudang Garam kali ini mengusung tema "GERAKAN CINTA RUPIAH"

Acara yang bakal digelar pada tanggal 22 - 23 April 2017 ini akan memamerkan foto - foto peserta lomba yang lolos seleksi panitia.

Di acara yang menjadi gelaran rutin Koran Memo ini, Ki Joko Tumut akan memberikan workshop seputar miniatur figure photography yang membahas tentang latar belakang adanya "Tuyul Imut", tips trick memotret dan cara setting agar miniatur figure menjadi "hidup" ketika dipotret.

So, buat sobat ponselgraphy yang tinggal di Kediri dan sekitarnya, gak ada salahnya merapat ke acara ini.
 

Membuat Lampu Flash Kamera Depan Untuk Android

Cara Membuat Lampu Flash Kamera Depan


ponselgraphy


Ponselgraphy - Sobat, saat ini trend selfie dan wefie lagi digandrungi oleh pengguna smartphone yang telah dilengkapi dengan fitur kamera depan.
Tetapi seperti sobat ponselgraphy ketahui, salah satu kelemahan selfie adalah ketiadaan lampu flash pada kebanyakan kamera karena tidak semua pabrikan smartphone melengkapi kamera depan dengan lampu flash. Hal itu tentu saja menjadikan foto selfie menjadi kabur dan kurang jelas jika diambil di tempat yang kurang cahaya.

Lalu bagaimana caranya agar foto selfie atau wefie sobat ponselgraphy bisa jelas dan tidak kekurangan cahaya ?
Seperti dilansir jalantikus[dot]com, sobat ponselgraphy bisa mengatasi dengan membuat lampu flash yang memanfaatkan layar smartphone dengan menggunakan aplikasi yang bernama Front Facing Flash. Aplikasi ini berukuran sangat kecil dan bisa dengan mudah terintegrasi dengan kamera bawaan smartphone.

Yuuk langsung saja kita bahas cara penggunaannya
  • Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah mengunduh aplikasi Front Facing Flash di sini.
  • Selanjutnya pasang aplikasi 3 F di smartphone sobat ponselgraphy, tetapi sebelum memasang aplikasi tersebut pastikan android sobat ponselgraphy bisa menginstall aplikasi pihak ke tiga dengan cara pilih Settings > Securuty dan pastikan "Unkown Source" telah dicentang.
  • Buka aplikasi Front Facing Flash yang telah dipasang sehingga kamera terbuka.
  • Pilih tombol Ready yang ada di tengah layar.
  • Saat layar menjadi agak putih tekan tombol Shutter kamera
  • Selanjutnya layar akan menjadi putih dan ada titik merah yang menjadi pengganti tombol Shutter, selanjutnya klik titik merah tersebut dan dapatkan hasil selfie yang lebih baik
Jika sobat ponselgraphy kesulitan menemukan foto hasil jepretan selfie dengan menggunakan Front Facing Flash coba cari di file explorer dan cari di Main Storage > Pictures > Front Flash Pictures.

Semoga bermanfaat





  

Cara Mengatasi Kamera Smartphone Buram

Solusi memperbaiki Kamera Smartpone Yang Buram

ponselgraphy
(c) Flikr

Ponselgraphy – Sobat, saat ini mempunyai smartphone dengan kamera yang bagus merupakan kebutuhan primer bagi kebanyakan orang. Fungsinya kamera smartphone sangat vital untuk mengabadikan momen penting bersama teman maupun keluarga.

Kualitas kamera smartphone dari tahun ke tahun juga semakin menjanjikan, ada yang hanya memiliki resolusi 5 MP dan bahkan ada yang sampai memiliki resolusi 20 MP.
Tetapi seiring berjalannya waktu tiba-tiba hasil jepretan kamera sobat ponselgraphy menjadi berkurang kualitasnya dan bahkan bisa dibilang semakin jelek.

Menghadapi hal itu pasti sobat - sobat ponselgraphy bakal bertanya - tanya Kenapa bisa begitu? Apa penyebabnya ? Dan bagaimana solusinya?
Kali ini Ponselgraphy akan berbagi tips cara perbaiki kamera smartphone yang buram sebagaimana dikutip dari jalantikus [dot]com.

Tutup Lensa Kamera Tergores


ponselgraphy
(c) pixabay
Apakah sobat ponselgraphy suka membawa smartphone kesayangan ke mana saja ?
Misal dibawa bawa sambil makan makan, ke tempat tidur, bahkan ke kamar mandi. Jika iya, jangan pernah menaruh smarphone kesayangan di sembarang tempat, apalagi tempat yang permukaannya kasar. Karena tempat dengan permukaan kasar dapat menimbulkan goresan pada tutup lensa kamera yang berakibat hasil jepretan foto jadi buram atau blur.

Untuk solusi cara memperbaiki, sobat ponselgraphy bisa gunakan silicon atau motomo sebagai pelindung. Tetapi, jika sudah telanjur ada goresan pada tutup lensa kamera, bisa disiasati dengan mengoleskan sedikit pasta gigi di depan lensa, kemudian gosok dengan kain lembut secara perlahan. Dengan cara ini sobat ponselgraphy bisa menghilangkan goresan halus pada permukaan lensa luar tersebut.

Tetapi perlu perlu diingat, pasta gigi yang digunakan yaitu pasta gigi putih, bukan yang gel dan jika masih buram, sobat ponselgraphy bisa gunakan cara lain, yaitu dengan mencongkel dengan hati - hati tutup lensa kamera tersebut menggunakan silet dan menggantinya  dengan tutup yang baru yang bisa didapatkan di toko – toko peralatan servis / spare parts.


Debu yang Menempel Pada Lensa

 

ponselgraphy
(c) pixabay

 

Kasus ini hampir sama dengan  kasus di atas akibat smartphone ditaruh sembarangan. Debu – debu halus masuk dan menempel pada lensa bagian dalam sehingga menyebabkan hasil kamera tidak maksimal. Jadilah hasil jepretan sobat ponselgraphy terlihat buram.
Untuk solusi memperbaikinya, buka casing luar sehingga terlihat lensa dalam, kemudian tuangkan sedikit minyak kayu putih pada tisu dan gosok lensa dalam tersebut untuk mengangkat debu dari permukaan lensa.


Lensa yang Berembun

 

ponselgraphy
(c) pixabay
Apabila kita meletakkan smartphone di tempat dengan kondisi yang terlalu lembab tentu dapat membuat lensa menjadi berembun. Dengan demikian akan mempengaruhi hasil jepretan kamera tersebut.
Untuk mengatasi lensa yang sudah berembun, segera matikan smartphone dan lepas baterai, kemudian keringkan dengan hair dryer pada kisi-kisi atau lubang di sisi kanan kiri agar suhu smartphone dapat stabil dan tidak lagi muncul embun.

Nah, itulah tadi beberapa tips cara memperbaiki lensa kamera yang buram.
Kondisi ini memang kebanyakan disebabkan oleh kecerobohan penggunanya sendiri.
Oleh karena itu, sebelum meletakkan smartphone, sobat ponselgraphy harus melihat kondisi tempatnya dulu agar terhindar dari sesuatu yang tidak diinginkan.

Perlu diinggat, mencegah akan jauh lebih baik dan murah daripada memperbaiki.

Semoga bermanfaat




Dirgahayu Kofipon ke 8

ponselgraphy
(c) n_efendie

 Ponselgraphy mengucapkan 
Selamat Hari Jadi Ke 8 untuk Komunitas Fotografi Ponsel
Semoga selalu dapat menginspirasi fotografer - fotografer ponsel yang semakin bertambah jumlahnya

Salam Hangat
Admin Ponselgraphy


Memotret Tuyul Bareng Ki Joko Tumut

Ki Joko Tumut Si Pawang Tuyul Imut

ponselgraphy
(c) jeprat jepret youtube channel

Ponselgraphy - Sobat, beberapa waktu yang lalu admin berkenalan dengan seseorang yang konon kabarnya bisa menangkap, bermain - main dan bahkan memotret tuyul.
Awalnya admin memang tidak percaya dengan kabar - kabar yang beredar, tetapi setelah bertemu sendiri dengannya barulah admin percaya.
Orang yang kabarnya memiliki banyak tuyul ini bernama Ki Joko Tumut yang tinggal di padepokannya di Kampung Tuyul.

Tetapi ternyata tuyul - tuyul yang dipelihara oleh Ki Joko Tumut bukanlah tuyul - tuyul seperti yang kita bayangkan berwajah menakutkan dan suka mengganggu anak - anak serta mencuri uang. Tuyul - tuyul milik Ki Joko Tumut ini berwajah imut dan menggemaskan. Setelah diamati dengan seksama ternyata tuyul - tuyul ini adalah mainan miniature figure skala 1:87 dan 1:72 hahaha.

Ponselgraphy yang berkesempatan mengunjungi padepokannya diperbolehkan melihat proses memotret tuyul - tuyul imut peliharaan Ki Joko Tumut  yang ternyata sangat simpel prosesnya. "Hanya perlu ide yang sedang hangat di masyarakat buat memotret", ujar Ki Joko Tumut

Buat semua sobat ponselgraphy yang ingin lebih jauh mengenal Ki Joko Tumut bisa langsung meluncur ke fanspage facebooknya di sini dan berlangganan youtube channelnya di sini 

Mengintip Kecanggihan Dual Kamera Huawei P9



 Huawei P9, Dual Kamera Berlensa Leica


ponselgraphy
Huawei P9 (image from google)
Ponselgraphy – Sobat. setelah saling berlomba-lomba menciptakan smartphone baru dengan RAM besar, beberapa waktu terakhir produsen mulai merayu konsumen dengan teknologi dual kamera. Hal ini bisa dilihat, selama tahun 2016 banyak sekali vendor smartphone yang mulai menghadirkan smartphone dengan dual kamera.



Mungkin sobat ponselgraphy bertanya - tanya, buat apa sih dual kamera di smartphone ? Mengingat tren-nya yang saat ini menjamur, ponselgraphy akan mengulas kenapa kita harus menggunakan smartphone dengan dual kamera.



Teknologi dual kamera pada smartphone adalah masa depan baru bagi dunia mobile fotografi. Karena dengan teknologi dual kamera, kita bisa menghasilkan foto luar biasa keren dengan kualitas jauh berbeda dari kamera smartphone biasa.

Salah satu smartphone dengan dual kamera terbaik yang saat ini ada di pasaran adalah Huawei P9.



Mengapa Huawei P9 bisa dikatakan terbaik ?

Berikut ulasan dari Epi Kusnara, salah satu penulis senior di Indonesia.



1. Menggunakan Lensa Leica


Bagi pecinta fotografi, siapa yang tidak kenal Leica ? Huawei tidak bermain-main untuk memanjakan kamu pecinta fotografi dengan menghadirkan lensa Leica pada Huawei P9. Kapan lagi, punya smartphone yangdibekali lensa kamera terbaik di dunia ?



2. Memiliki Dua Sensor yang Berbeda


Kedua lensa Huawei P9 dibekali sensor kamera beresolusi 12 MP. Uniknya, kedua lensanya ini dibekali sensor berbeda, yakni satu sensor RGB dan satunya lagi sensor monokrom.

Gara-gara perbedaan sensornya ini, teknologi dual kamera Huawei P9 mampu menciptakan foto yang luar biasa tajam, baik di dalam ataupun luar ruangan. Yang makin seru, saat mengambil foto hitam putih, Huawei P9 akan menghasilkan komposisi foto yang lebih kaya dan berkualitas tinggi.



3. Menggunakan Software Kamera Canggih


Tidak hanya menang di segi hardware, Huawei P9 juga didukung software canggih terkini yang membuatnya cocok dijadikan smartphone dengan dual kamera terbaik. Berkat aplikasi kamera yang didukung IMAGEsmart 5.0, Huawei P9 mampu menghasilkan foto brilian dengan variasi pengaturan terbaik.

Selain filter-filter keren, pengguna Huawei P9 juga bisa dengan mudah menghasilkan foto dengan wide aperture. Kita bisa mengatur aperture Huawei P9 di aplikasi kameranya dengan mudah, menghasilkan foto bokeh bukan lagi masalah dengan Huawei P9.

ponselgraphy
Tampilan Kamera Huawei P9 (image from google)
 Gak mau dibilang cetek karena menggunakan mode otomatis? Tenang, aplikasi kamera Huawei P9 dibekali mode Pro yang bisa membuat sobat ponselgraphy memberikan pengaturan sesuai keinginan. Ada juga Leica Film Mode untuk memperkaya warna foto yang diambil smartphone ini.



4. Memiliki Prosesor Pengolah Gambar Terbaru


Terakhir yang tidak kalah penting, Huawei P9 dibekali prosesor Kirin 955 yang bisa diajak ngebut dengan tenaga RAM 3GB. 

ponselgraphy
Processor Kirin (image from google)
Selain memiliki performa kencang, pengguna tidak perlu ragu dengan kualitas gambar dan video yang bisa dihasilkan oleh Kirin 955 karena luar biasa tajam dan memukau.



Gimana, keren banget kan Huawei P9 ini ? Dengan segala teknologi canggih yang dibawanya, tak heran jika smartphone ini mampu jadi salah satu smartphone dengan kamera terbaik yang ada di pasaran.
Semoga bermanfaat


Mengenal Lebih Jauh Lensa Bongkaran Prosummer


Lebih Jauh Tentang Lensa Bongkaran Prosummer


ponselgraphy
Lensa Prosummer (c) okqy

Ponselgraphy - Sobat, akhir - akhir ini dunia macro photografi menggunakan kamera ponsel sedang hangat - hangatnya dengan hadirnya lensa bongkaran terutama lensa yang dibongkar dari kamera prosummer.

Tetapi masih banyak diantara sobat - sobat ponselgraphy yang belum paham betul dengan lensa bongkaran prosummer yang semakin hari semakin dicari banyak orang.

Berikut admin akan memberikan sedikit ulasan tentang lensa bongkaran prosummer yang admin dapatkan dari akang Okqy Purnama Setiawan, salah satu seller dan pelopor lensa bongkaran prosummer  dari Lembang, Bandung yang sudah lama kesohor karena jepretan - jepretan macronya menggunakan kamera ponsel.

Yuuuk kita simak bareng - bareng.  

Banyak yang bertanya apa itu lensa prosumer ? seller kebanyakan menjual lensa prosummer yang masih utuh yang nantinya harus dibongkar sendiri oleh pembeli dan dijadikan lensbong untuk memotret makro dengan kamera ponselnya. Karena lensa prosummer bukan lensa pabrikan yang tinggal pake di handphone, ada beberapa seller yg menawarkan jasa sekalian dibongkar dengan harga bervariatif.
Jadi jangan kaget jika sobat ponselgraphy membeli lensa prosummer ternyata yang datang lensa utuh karena memang seperti itu adanya.

Di pasaran, ada 2 jenis lensa prosummer yang beredar (jenis biasa dan zoom), tetapi jenis zoom itu hanyalah jenis sebutan pada lensa prosummer aslinya dan bukan berarti bisa digunakan untuk zoom in zoom out.

ponselgraphy
Kamera Prosummer  (Gambar dari Google)
Lensa bongkaran prosumer yang sekarang ini jadi buruan adalah lensa kamera prosumer yang dibongkar dan diambil lensa beserta selongsongnya untuk digunakan memotret makro menggunakan handphone/ponsel. Tetapi pada saat dipasangkan di ponsel bisa dipastikan ada vignette di tampilan layar ponsel, tetapi hal itu bisa diatasi dengan menggunakan digital zoom untuk meminimalisir dan bahkan menghilangkannya.

Jadi perlu sobat ponselgraphy ketahui, obyek yang akan kita bidik nantinya adalah obyek yang kecil – kecil. Untuk mendapatkan focus, sobat ponselgraphy tentu saja harus memaju mundurkan kamera yang sudah dipasang lensa ini ke obyek bidikan.

ponselgraphy
Kamera Prosummer (Gambar dari Google)
Saran  
Sangat tidak direkomendasikan menggunakan lensa tersebut pada kondisi cahaya matahari terik atau cahaya matahari mengarah ke lensa untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan (sensor kamera terbakar).

Sobat ponselgraphy juga harus berhati – hati, kadang karena keasyikan memperhatikan teman lain yang sedang memotret tanpa disadari posisi ponsel yang dipegang menghadap matahari.
Semoga bermanfaat