Hunting Akbar Macro Nusantara 2018 Regional Surabaya Sidoarjo

ponselgraphy - Sobat ponselgraphy, Hunting Akbar Macro Nusantara 2018 kembali digelar serentak oleh Komunitas Fotografi Macro yang pada tahun 2018 ini secara nasional dipusatkan di Bogor - Jawa Barat dan disupport oleh FujiFilm Indonesia sebagai salah satu sponsor utama acara ini.

ponselgraphy
ENST Gecko (c) Raden Bagus Paijo
ILCS
Iguana Lovers Community Surabaya (c) Raden Bagus Paijo
Dan seperti tahun - tahun sebelumnya, secara regional juga diadakan acara yang digelar setahun sekali ini. Tak ketinggalan, Komunitas Fotografi Macro Regional Surabaya Sidoarjo juga menggelar acara HAMN 2018 di Kebun Bibit Wonorejo - Surabaya, Minggu (9/12/2018). Tema yang diusung pada gelaran HAMN 2018 kali ini bertajuk Back To Nature diikuti lebih dari 100 peserta.

hamn 2018
Booth Ki Joko Tumut
Para peserta yang hadir rata - rata mengajak anggota keluarganya sekaligus menikmati kesejukan taman yang dikelola oleh DKRTH Kota Surabaya sehingga menambah keseruan acara. Tak hanya dari Surabaya dan Sidoarjo, para peserta juga ada yang datang dari Gresik, Bojonegoro dan bahkan ada seorang peserta dari Rembang - Jawa Tengah yang menyempatkan datang.

ponselgraphy
Shikhei Goh
ki joko tumut
Mini Workshop Macro Photography oleh Shikhei Goh
ponselgraphy
Sebagian Peserta HAMN 2018 Regional Surabaya Sidoarjo (c) Parulian
Sejak pukul 06.30 WIB para peserta mulai berdatangan di area Kebun Bibit Wonorejo sambil membawa peralatan - peralatan yang digunakan untuk hunting bareng. Akhirnya, acara yang semula dijadwalkan dimulai pukul 07.00 WIB tersebut dibuka oleh Kafu Lugito Putra selaku Koordinator Acara pada pukul 07.30 WIB. Setelah memberikan sedikit arahan dan do'a bersama, selanjutnya para peserta menyebar untuk berburu foto.
shikhei goh
Ki Joko Tumut menyerahkan salah satu hasil fotonya kepada Shikhei Goh
"Semoga acara HAMN 2018 Regional Surabaya Sidoarjo ini dapat menambah ilmu dan persaudaraan seluruh peserta", kata Kafu sesaat sebelum acara dimulai. "Memotret itu nomer pitulikur (27), yang penting kita bisa Guyup Rukun dan berkumpul dalam keadaan sehat wal afiat", imbuh pria kelahiran Bojonegoro ini. "Sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta, panitia menyediakan Door Prize dari para sponsor yang nanti akan diundi di sela - sela kegiatan", pungkas Kafu.

ki joko tumut
Kafu Lugito Putra, Koordinator HAMN 2018 Surabaya Sidoarjo (c) Ady Suswanto
Untuk lebih memeriahkan acara, panitia HAMN 2018 Regional Surabaya Sidoarjo juga mengundang Iguana Lovers Community Surabaya yang dikomandani oleh Eko Murdianto dan Gecko Lovers Surabaya yang dikoordinir oleh Nico Stenley, Ki Joko Tumut beserta tuyul - tuyul imut peliharaannya serta Live Music yang digawangi oleh Triyono Pambudi.

ponselgraphy
Berbagi dan berdiskusi tekhnik memotret macro menggunakan ponsel (c) chintha chikhin
HAMN 2018 Regional Surabaya Sidoarjo kali ini terasa special dengan hadirnya Shikhei Goh master macro dari Batam yang karya - karyanya sudah mendapat pengakuan dunia. Beliau berkenan memberikan Mini Workshop Macro Photography sekaligus memperkenalkan diffuser hasil karya beliau yang banyak digunakan oleh para photografer macro. 

hamn 2018
Booth Iguana Lovers Community Surabaya (c) chintha chikhin
Semakin siang acara semakin ramai karena banyak pengunjung Kebun Bibit Wonorejo yang turut serta bergabung dan mencoba belajar memotret di area Meet Point HAMN 2018.   

hamn 2018
Ki Joko Tumut sedang mejelaskan tekhnik memotret miniature figure ke salah satu peserta HAMN 2018
Seluruh peserta HAMN 2018 Reg Surabaya Sidoarjo menyanyikan lagu Kapan Kapan (c) chintha chikhin
Tak terasa, setelah berjibaku untuk mendapatkan moment moment terbaik, waktu sudah menunjukkan pukul 11.30 WIB dan acara harus diakhiri yang ditandai dengan menyayikan lagu Kapan - Kapan yang diikuti seluruh peserta dan diiringi oleh Triyono Pambudi Dkk.

Terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya acara HAMN 2018 Regional Surabaya Sidoarjo.


Sampai bertemu kembali di HAMN tahun depan. 



 

   


 

HAMN 2018 Siap Digelar

ponselgraphy
HAMN 2018 Reg Surabaya Sidoarjo
ponselgraphy - Sobat ponselgraphy, sebagaimana kegiatan yang telah digelar pada tahun - tahun sebelumnya Hunting Akbar Macro Nusantara 2018 siap digelar serentak pada Minggu 9 Desember 2018.
ponselgraphy
Iguana Lovers Community Surabaya

Gelaran HAMN 2018 yang bertema BACK TO NATURE kali ini dipusatkan di Bogor dan tentunya akan dihadiri oleh pecinta photografi macro dari seantero Nusantara.

Buat sobat ponselgraphy yang belum bisa ikut hadir di Bogor tidak perlu kecewa karena seperti biasa komunitas photografi macro dari berbagai daerah di Indonesia akan menggelar juga HAMN secara regional.
ponselgraphy
ENS Gecko Breeder

Pada gelaran HAMN 2018 kali ini, Regional Surabaya Sidoarjo akan mengadakan acara hunting bareng di Kebun Bibit Wonorejo - Surabaya mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai.

Sobat, segera siapkan "senjata" dan nyalimu buat mengikuti HAMN 2018 Regional Surabaya Sidoarjo yang juga akan diramaikan dengan kehadiran Ki Joko Tumut dan Komunitas Iguana Lovers Community Surabaya serta Komunitas Gecko Lovers Surabaya.

Catat tanggalnya ya sobat, jangan sampai terlewat !
Sampai bertemu di HAMN 2018 Regional Surabaya Sidoarjo. 

Lensa Sapujagad Mini, Lensa Bongkaran Yang Memiliki 4 Fungsi Dalam 1 Lensa

Lensa Multifungsi Untuk Menemani Penghobby Photografi Ponsel

ponselgraphy
Lensa Sapujagad Mini Versi 1

ponselgraphy - Sobat, setelah beberapa waktu lalu ponselgraphy mereview Lensa Sapujagad (lensa bongkaran multifungsi) Versi 1, kali ini admin berkesempatan mencoba varian baru dari Lensa Sapujagad yang akan terus disempurnakan di beberapa versi selanjutnya. 


ponselgraphy
Fungsi portrait, ada bokehnya serasa foto dari DSLR atau Mirorrless
Berawal dari ketidakpuasan akan hasil jepretan Lensa Sapujagad V1, Freedy Greenlike, sang kreator Lensa Sapujagad mencoba melakukan inovasi mengkreasikan sesuatu yang baru dengan membuat lensa Sapujagad yang lebih kecil ukurannya sehingga mudah dibawa dengan hasil yang lebih optimal, tetapi tetap mengedepankan konsep lensa multifungsi yang bisa dipasangkan dengan kamera smartphone yang sobat ponselgraphy miliki. 


ponselgraphy
Lensa Sapujagad Mini Terpasang di Smartphone Admin
Setelah melalui beberapa rangkaian percobaan akhirnya doi berhasil membuat lensa multifungsi baru yang diberi nama Lensa Sapujagat Mini V1 yang merupakan penyempurnaan dari Lensa Sapujagad V1 yang sudah tidak diproduksi lagi alias Discontinued.


Baca juga : Lensa Sapujagad V.1

Seperti Lensa Sapujagad versi sebelumnya, lensa ini tetap memiliki keistimewaan karena bisa digunakan pada semua kamera smartphone baik yang posisi kameranya di tengah body atau di pinggir body belakang secara All Round dengan fungsi manual fokus seperti pada lensa kamera DSLR atau mirorrless.


Dari serangkaian test yang admin lakukan, Lensa Sapujagad Mini V1 ini memiliki kelebihan dibandingkan dengan Lensa Sapujagad versi sebelumnya.

Salah satu keistimewaan yang  cukup mencolok dari Lensa Sapujagad Mini ini adalah warna yang dihasilkan lebih cerah dan nyata, tidak seperti hasil foto dari Lensa Sapujagad versi sebelumnya yang warnanya cenderung kurang tajam.



lensa bongkaran sapujagad
Foto Macro Extreme Menggunakan Lensa Bagian Belakang
Selain itu, ada lagi kelebihan Lensa Sapujagad Mini V1, yaitu fungsi macro extreme yang tidak dimiliki oleh Lensa Sapujagad V1.

Jadi saat sobat ponselgraphy menggunakan Lensa Sapujagad Mini V1, sobat cukup menggunakan 1 (satu) lensa untuk memotret segala kebutuhan, mulai dari tele, macro, macro extreme dan portrait.



Dari segi bentuk, lensa Sapujagad ini tidak jauh berbeda dengan Lensa Sapujagad V1, sangat kompak, mudah dipasang di smartphone karena telah dilengkapi dengan jepit yang cukup kuat mencengkeram dan mudah dibawa kemana – mana karena bodynya lebih ramping. Lensa ini juga sangat mudah dibersihkan dari debu yang menempel karena lensa dan body bisa dilepas dengan mudah.


lensa bongkaran
Lensa Sapujagad Mini Dapat Dilepas Pasang Sesuai Kebutuhan
Tetapi jika kita membongkar body Lensa Sapujagad Mini, ada yang berbeda dengan Lensa Sapujagad versi sebelumnya, karena jika dibongkar Lensa Sapujagad Mini terdiri dari 3 bagian terpisah (lensa utama, selongsong focuser, lensa bagian belakang). Hal ini sangat berbeda dengan body Lensa Sapujagad V1 yang jika dibongkar hanya akan menjadi 2 bagian (lensa utama dan selongsong focuser yang ditempel dengan lensa pembalik).


ponselgraphy
Fungsi Tele, Jarak 5 meter dari obyek
Jika sobat ponselgraphy ingin memotret dengan fungsi tele atau portrait, sobat bisa menggunakan lensa Sapujagad Mini V1 ini secara utuh. Sedangkan lensa utama yang dilepas bisa digunakan untuk memotret macro, dan lensa bagian belakang bisa digunakan untuk memotret macro extreme. Tetapi perlu diingat, bagi sobat ponselgraphy yang belum terbiasa pasti akan mengalami kesulitan mengatur fokus secara manual terutama jika sobat menggunakan lensa secara utuh.

ponselgraphy
Bokeh dari Lensa Sapujagad Mini
Bagi sobat ponselgraphy yang membeli sepaket Lensa Sapujagad Mini versi 1 seharga Rp 225.000,- ini, sobat akan mendapatkan 1 (satu) unit lensa, jepit untuk memasang lensa di body smartphone dan juga tutup lensa depan yang melindungi lensa dari debu dan goresan.

ponselgraphy
Fungsi Portrait, Jarak 3 meter dari obyek
Seperti pada Lensa Sapujagad versi sebelumnya, Lensa Sapujagad Mini ini juga memiliki 3 (tiga) fitur unggulan :

Fungsi Tele, dengan cara memutar lensa ke ukuran paling pendek ; yang digunakan untuk memotret obyek dengan jarak jauh

Fungsi Macro, dengan cara memutar lensa ke ukuran paling panjang (jarak focus lebih panjang dari lensa bongkaran macro biasa) atau dengan cara melepas selongsong lensa bagian depan untuk jarak focus yang lebih pendek dengan background soft. 

Fungsi Macro Extreme, dengan cara melepas selongsong lensa bagian belakang untuk jarak focus yang lebih pendek lagi. 

Fungsi Portrait, merupakan fitur unggulan dari lensa ini karena bisa memotret obyek besar dengan background bokeh seperti hasil foto kamera DSLR. Pemakai tidak perlu maju mundur untuk mencari focus yang pas, cukup memutar selongsong ke kiri atau ke kanan hingga didapat focus yang dikehendaki.

ponselgraphy
Cocok Buat Foto Toys
Tetapi ada hal yang perlu sobat ponselgraphy perhatikan saat sobat menggunakan lensa Sapujagad Mini versi 1 ini dan mungkin bisa membuat sobat terkejut karena tampilan live view di layar smartphone menjadi terbalik 180 derajat, kecuali sobat ponselgraphy memisahkan body lensa untuk memotret macro yang bisa langsung menggunakan aplikasi kamera bawaan pabrik.

ponselgraphy
Hasil Foto Mirip Seperti DSLR, Bagian Belakang Foto Ngeblur
Hal ini yang menjadi pembeda antara Lensa Sapujagad Versi ke 1 dengan Lensa Sapujagad Mini. Sang pembuat sengaja melepas lensa yang berfungsi sebagai pembalik pada body untuk mendapatkan hasil gambar dan warna yang lebih tajam dibandingkan hasil foto pada Lensa Sapujagad versi sebelumnya.


ponselgraphy
Tampak Vignet berupa bulatan hitam
Sobat ponselgraphy tidak perlu kuatir karena ada aplikasi kamera pihak ke 3 yang bisa digunakan saat memotret menggunakan Lensa Sapujagad Mini. Aplikasi kamera yang admin dan beberapa sobat ponselgraphy gunakan adalah aplikasi Open Camera dan merubah settingan Rotate Preview menjadi Rotate 180 degrees sehingga tampilan di layar smartphone menjadi normal.

ponselgraphy
Fungsi macro menggunakan lensa utama yang dilepas dari body
Selain tampilan di layar smartphone terbalik, ada satu lagi kekurangan Lensa Sapujagad Mini yang bisa sedikit menggangu keasyikan pada saat memotret. Kekurangan yang jelas terlihat adalah adanya vignette hitam bulat pada saat lensa dipasang di smartphone sehingga sobat ponselgraphy perlu melakukan zoom sehingga vignette tidak menggangu. Tentu saja setiap smartphone memiliki perbedaan nilai zoom (di vivo Y21 yang admin gunakan memerlukan 1,7 zoom).

miniature figure
Bisa juga digunakan memotret miniature figure
Demikian tadi sedikit ulasan tentang Lensa Sapujagad Mini Versi 1, semoga bisa bermanfaat dan menambah referensi buat sobat ponselgraphy yang ingin tetap berkreasi dengan kamera smartphone. 

Silahkan sobat mampir ke toko findshop milik Freddy Greenlike untuk membeli Lensa Sapujagad Mini Versi 1 di Tokopedia, bukalapak dan shopee

Jika sobat ponselgraphy masih penasaran dengan dan belum puas dengan ulasan ini, sobat bisa langsung saja menulis komentar di kolom komentar.
 
























Lensa Bongkaran Sapujagat Mini Versi 1

Lensbong Sapujagat Mini v1
Varian Baru Lensa Sapujagat dari FrEddy Greenlike
lensa sapujagat
Lensbong Sapujagat Mini v1
Lensbong sapujagat (multifungsi) ini berukuran mini, ringan, mudah digunakan dan dibawa kemana saja.

Baca Juga : Lensa Bongkaran Sapujagat

Sangat simple, praktis & menghasilkan foto yang tajam. Sangat cocok utk macro, fauna, diecast, toys dan portrait.

Tunggu reviewnya, Segera !
Hanya di ponselgraphy

Ki Joko Tumut Miniature Figure Workshop

ponselgraphy - Sobat, setelah lama tidak menyapa, kali ini ini admin akan berbagi info event photography.
GG Mild
Urban GiGs & Coffee Toffee Miniature Figure Workshop

Hari Jumat tanggal 10 Agustus 2018 besok, Ki Joko Tumut bekerjasama dengan Coffee Toffee Indonesia dan GG Mild akan menggelar acara yang bertajuk Miniature Figure Workshop di Gerai Coffee Toffee Klampis Surabaya.

Acara yang akan dimulai pada pukul 19.00 WIB ini akan dipandu oleh Luhur Adi dari Komunitas Fotografi Ponsel (Kofipon) Chapter Jawa Timur.

Akan ada beberapa door prize menarik yang disupport oleh Kreasi MGS dan Nias Djunaidi

Bagi sobat ponselgraphy yang ingin ikut hadir dipersilahkan menghubungi Edgar di +6281515110922

Marhaban Yaa Ramadhan

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh
Segenap admin ponselgraphy mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan kepada seluruh sobat ponselgraphy.

Selagi setan - setan dibelenggu, marilah kita bersama - sama meningkatkan ibadah kita di bulan yang penuh berkah ini, semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT.
Amiiiiiin

ki joko tumut
Setan Dibelenggu Selama Ramadhan (c) Ki Joko Tumut

Koran Memo Photo Party Part III Sukses Digelar

Koran Memo Photo Party
Sebagian Peserta KMPP III Berfoto Bersama Panitia dan Ki Joko Tumut
ponselgraphy - Sobat, Koran Memo kembali sukses menggelar event tahunan yang bertajuk Koran Memo Photo Party, Capture The Hidden yang pada tahun ini memasuki tahun yang ke 3 dan digelar di Memorial Park Kota Kediri, Sabtu (14/04/2018).

ponselgraphy
Pembukaan KMPP III

ponselgraphy
Do'a Bersama 
Berbeda dengan gelaran tahun sebelumnya, gelaran Koran Memo Photo Party kali ini dihelat di ruang terbuka dengan konsep lomba foto on the spot yang bertema "Kerja"

Acara yang dimulai pada pukul 07.00 WIB ini dibuka dengan penampilan live music dari beberapa Band yang berasal dari Kota Kediri dan sekitarnya.

superhero band
Band Superhero
Tak hanya peserta dari Kota Kediri dan sekitarnya, peserta lain yang tercatat di daftar registrasi panitia terdapat juga peserta - peserta dari Surabaya, Sidoarjo, Jombang dan Jakarta.
Wakil Direktur Utama Koran Memo, Bambang Iswahyudi menyampaikan terimakasih atas partisipasi seluruh peserta saat memimpin pembukaan. 100 kuota peserta lomba photo on the spot yang disediakan oleh panitia langsung ludes karena panitia juga memperbolehkan pendaftaran & registrasi sesaat sebelum lomba dimulai.

ponselgraphy
Yudha Kriswanto, Ketua Panitia KMPP III
Menurut Ketua Panitia Koran Memo Photo Party III, Yudha Kriswanto, pada gelaran ini banyak diikuti juga oleh peserta yang masih berstatus sebagai pelajar dan mahasiswa.

ponselgraphy
Trophy Juara KMPP III
Sebagai bentuk apresisasi kepada para juara, panitia tidak hanya menyediakan trophy tetapi juga uang tunai jutaan rupiah.

darjo mlete 72 87
Workshop Miniature Figure Photography Oleh Ki Joko Tumut

ki joko tumut
Setting Miniature Dibantu Nias Djun dari Darjo Mlete 7287

Ki Joko Tumut
Peserta Workshop Mencoba Memotret Miniature Figure

ponselgraphy
Peserta Workshop Menyimak Penjelasan Ki Joko Tumut
Tidak hanya lomba foto, Koran Memo Photo Party III yang di support oleh Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kediri kali ini juga diadakan workshop  miniature photography oleh Ki Joko Tumut, Sesi foto model dan sosialisasi dari Bank Indonesia.


Koran Memo Photo Party Bakal Hadir Lagi di Kediri

 CAPTURE THE HIDDEN

ki joko tumut
Koran Memo Photo Party III
ponselgraphy - Sobat pecinta photografi, tahun ini Koran Memo Photo Party akan hadir lagi.
Pada gelaran yang bertajuk Koran Memo Photo Party III kali ini, Koran Memo mengemas konsep yang berbeda dari gelaran sebelumnya karena bakal digelar secara outdoor di Memorial Park Kota Kediri.

Bakal ada acara - acara seru pada Koran Memo Photo Party III ini, mulai dari lomba Foto On The Spot, Lomba Foto Instagram dan Lomba Foto Selfie. Acara yang akan digelar pada hari Sabtu tanggal 14 April 2018 ini juga akan dimeriahkan juga dengan Festival Band, Workshop dan sesi foto dengan model - model cantik.

Seperti pada gelaran tahun sebelumnya, pada Koran Memo Photo Party III juga mengundang Ki Joko Tumut beserta tuyul - tuyul imutnya yang bakal berbagi ilmu tentang miniature figure photografi dan bagi bagi door prize berupa diecast keren.

So, tunggu apa lagi, siapkan nyali sobat ponselgraphy untuk ikut hadir meramaikan Koran Memo Photo Party III yang akan dimulai pada pukul 07.00 sampai dengan 16.00 WIB.

Untuk info lebih lanjut sobat ponselgraphy bisa menghubungi Yola di nomor 081332144778 atau @koranmemophotoparty.

Sampai jumpa di Kediri sobat ! 

  


HPC Photo Fest' 2017

  Hanifida Photography Community Festival 2017

ki joko tumut
HPC Phptp Fest 2017

ponselgraphy - Sobat, sebagaimana tahun tahun sebelumnya, komunitas fotografi santri Jombang yang tergabung pada Hanifida Photography Community akan menggelar festival foto tahunan yang disebut HPC Photofest 2017 dan akan digelar di Jombang

Launching Darjo Mlete 7287, Komunitas Penghobby Miniature Figure Skala 1:72 dan 1:87 Sidoarjo

 
ponselgraphy
Darjo Mlete 7287
ponselgraphy - Sobat, sebagaimana kita ketahui bahwa akhir - akhir ini semakin banyak orang yang tertarik dengan dunia miniature figure skala 1:87 ataupun skala 1:72, mainan mini yang ukuran tingginya hanya 2 sampai 3 cm.
Dari yang tertarik untuk membeli untuk dijadikan koleksi dalam almari, dan ada juga yang menjadikan mainan - mainan kecil ini untuk berimajinasi dalam dunia fotografi.

Saat ini semakin banyak komunitas - komunitas pecinta miniature figure yang tumbuh seiring dengan semakin banyaknya orang orang yang tertarik dengan dunia mini.

Salah satu komunitas miniature figure yang baru saja dibentuk dan akan dilaunching adalah Darjo Mlete 7287, beranggotakan pecinta miniature figure dan diecast skala 1:87 dan 1:72 yang tinggal di wilayah Sidoarjo - Jawa Timur.

Komunitas yang mulai dibentuk bulan Oktober 2016 ini beranggotakan pecinta miniature figure yang sering mendapatkan feature di instagram meski beberapa anggota DM 7287 hanya menggunakan kamera smartphone sebagai alat mengambil gambar.
Komunitas ini terbentuk berawal dari perkenalan beberapa anggota di media sosial instagram dan akhirnya tercetus sebuah ide dari Cak Soetam membentuk sebuah komunitas di Sidoarjo untuk mewadahi para pecinta miniature figure dan diecast skala 1:87 skala 1:72

Cak Soetam, salah satu dedengkot DM 7287 yang memiliki koleksi miniature figure segudang mengatakan, "Tidak perlu kamera mahal buat bisa berkarya, meski hanya menggunakan kamera smartphone kita masih bisa membuat karya foto yang luar biasa".

Komunitas yang memiliki slogan Mlete ! ini berencana akan memperkenalkan diri kepada publik di potapoto cafe yang berlokasi di Jl. Untung Surapati 35 C Sidoarjo dengan tema "Berbagi Cerita Fotografi Miniature & Diecast Skala 72 - 87"

Acara yang didukung oleh potapoto cafe, Indonesian 87 Scale Community, dan Sidoarjo Photograph ini akan digelar pada Minggu, 10 Desember 2017 jam 16.00 - 17.30 WIB.
Selain berbagi cerita, ada juga lomba foto on the spot yang berhadiah  sangat menarik dan pastinya bakal jadi rebutan.
"Yang jelas, launching Darjo Mlete 7287 ini bakal seru", tambah Cak Soetam selaku penggagas berdirinya DM 7287.
Gimana  sobat ?
Masih ragu buat ikut hadir di launching Darjo Mlete 7287 ? 
Karena acara ini tidak dipungut biaya alias gratis, sobat ponselgraphy hanya tinggal memesan dan membayar sendiri menu - menu makanan dan minuman special yang ada di potapoto cafe.
Boleh datang mengajak pasangan masing - masing, tetapi yang belum punya pasangan boleh datang sendiri dengan resiko BaPer karena melihat yang lain pada berpasang - pasangan.