Kamera Ponsel Dan Lensbong Alias Lensa Bongkaran

ponselgraphy
Minion Lensbong © Nanang Efendie

Mengenal Lensa Bongkaran Untuk Kamera Ponsel


Ponselgraphy - Sobat pernah mendengar istilah Lensbong ?
Bagi pecinta dan penggiat photography ponsel pasti pernah mendengarnya. Awalnya aku juga gak tahu apa itu lensbong, tetapi setelah aku ikut bergabung dengan komunitas photography ponsel akhirnya aku jadi tahu hehehe.

Lensbong alias Lensa Bongkaran adalah lensa yang dibongkar dari perangkat yang ada atau mempunyai lensa dan selanjutnya lensa bongkaran tersebut dipadukan dengan kamera ponsel untuk mengambil gambar macro yang hasilnya bisa diadu dengan hasil gambar macro dari kamera sekelas dslr.

Ponselgraphy
Kaca Pembesar Perhiasan, credit : google
Ponselgraphy
Kamera Analog, credit : google
Ponselgraphy
Uhu Patafix, credit :google
ponselgraphy
Pilih Mode Infinity
Ponselgraphy
© Nanang Efendie
ponselgraphy
© Nanang Efendie
ponselgraphy
© Nanang Efendie


Lalu apa saja perangkat yang memiliki lensa yang bisa dibongkar ?
Pada prinsipnya semua perangkat yang memiliki lensa bisa dibongkar, diantaranya : kamera analog bekas, kaca pembesar, teropong (binocular), dll.
Selanjutnya lensa dari hasil bongkaran tersebut bisa diaplikasikan ke kamera ponsel.

Setiap lensa bongkaran tentu memiliki karakteristik sendiri, misal lensbong dari kamera analog akan menghasilkan gambar yang berbeda dengan lensbong dari kaca pembesar.


Lalu bagaimana cara mengaplikasikan lensbong tersebut di kamera hp kita ?
Sebenarnya sangatlah mudah, kita tinggal menyiapkan isolasi double tape untuk menempelkan lensbong tersebut di lensa kamera hp, cukup rekatkan isolasi ke lensa bongkaran. Setelah rata dan tidak menutupi lensa, direkatkan ke bagian belakang lensa handphone, atur posisi supaya tidak menimbulkan efek vignet. Jika dirasa sudah pas, kamera handphone siap digunakan untuk hunting, tetapi jika sobat tidak ingin ada bekas yang mengotori kamera hp, kita bisa menggunakan lem produksi dari Uhu yang bernama Patafix, patafix adalah lem yang berwujud seperti permen karet dan tidak meninggalkan bekas seperti isolasi double tape, bisa dibongkar pasang kapan saja dan dimana saja.

Jika sobat tertarik untuk menggunakan lensbong dan kamera ponsel, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan.
Pertama adalah getaran, karena menggunakan lensa tambahan, kamera ponsel menjadi lebih peka getaran, sedikit bergetar atau bergeser, titik fokus akan berubah.
Untuk menghindarkan adanya getaran atau gerakan yang dapat mempengaruhi hasil jepretan.

Kedua, jika di kamera ponsel sobat ada pengaturannya, pilihlah “infinity”. Dengan pilihan ini, kita tidak akan direpotkan dengan fokus kamera yang hanya di titik tengah atau bahkan berpindah-pindah. Dengan pilihan ini, kita tinggal memajukan atau memundurkan handphone sampai mendapatkan titik tertajamnya.

Catatan yang ketiga adalah pencahayaan. Usahakan pada saat melakukan pengambilan gambar sobat mendapatkan cahaya yang cukup untuk menghasilkan foto yang optimal dan lebih tajam.


Selamat bereksperimen.


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

2 komentar

komentar
September 1, 2016 at 11:36 PM delete

Kalo seumpama saya pnya smartphone xiaomi note 2 ...ingin tmbah lensa fix 50mm gmn carany? Apakah dibongkar dlu kamera smartphone ato cukup pkebongkaran lnsa tele 8x?...mohon dijawab...

Reply
avatar
September 21, 2016 at 11:48 AM delete

Lensa smartphone nya gak perlu dibongkar,yang harus dimodif lensa fix 50mm nya

Reply
avatar