Memahami Perbedaan Snapshot dan Photography

Perbedaan Snapshot dan Photography


Ponselgraphy - Saat ini rata - rata ponsel sudah dijejali perangkat kamera mulai dari 1 mp sampai puluhan mp meski masih memiliki keterbatasan jika dibandingkan dengan kamera saku dan sebagainya.

Karena sudah memiliki perangkat kamera, pengguna ponsel tentunya seringkali menggunakannya untuk mengabadikan moment - moment yang sayang jika dilewatkan begitu saja meski kebanyakan dari mereka hanya mengambil gambar secara asal atau lebih dikenal dengan istilah snapshot.

ponselgraphy
Gambar 1

ponselgraphy
Gambar 2
Dari kedua gambar di atas kita bisa menyimpulkan jika Gambar 1 adalah snapshot karena gambar tersebut terkesan biasa saja dan tidak menggambarkan sebuah cerita yang menarik.
Tetapi Gambar 2 memiliki cerita yang mendalam karena sang photographer berhasil menangkap 2 (dua) momen yang menarik dengan menempatkan komposisi yang pas sehingga tanpa diberi judulpun Gambar 2 tetap memiliki sebuah cerita.

Beda dengan pemilik kamera ponsel yang sedikit banyak paham tentang photography, mereka tentu akan lebih memperhatikan segala sesuatu sebelum melakukan pemotretan.

Lalu bagaimana caranya agar kita bisa menghasilkan photo dari ponsel yang bisa dibanggakan ?
Kuncinya adalah memperlakukan kamera ponsel kita sebagai sebuah kamera yang serius dan kapabel (meski tetap menyadari keterbatasannya). 

Kita juga seharusnya menerapkan semua pengetahuan photography yang telah kita ketahui dan berpikir tentang konsep yang baik agar gambar yang kita hasilkan juga bisa baik.


ponselgraphy
© Tommy DP
Kejelian kita dalam menangkap sebuah moment juga menjadi salah satu faktor penting agar hasil jepretan memuaskan.
Tidaklah mengherankan jika penghobi photography selalu jelalatan mengamati kondisi sekelilingnya untuk mendapatkan moment yang luar biasa.


ponselgraphy

Untuk lebih memahami tentang dasar - dasar phothography silahkan klik di sini di sini di siniii

Semoga bermanfaat.



Tips Memotret Macro Menggunakan Ponsel Bagi Pemula

Memotret Macro Menggunakan Kamera Smartphone dan Lensa Macro



Ponselgraphy
Si Merah
Ponselgraphy - Photography macro menggunakan ponsel ?
Apa bisa ? Trus gimana caranya ?
Pertanyaan itu dulu selalu ada dalam benakku, tetapi akhirnya aku bisa juga mendapatkan jawabannya.

Photography macro adalah salah satu teknik yang biasanya dilakukan dengan kamera sekelas DSLR dengan menggunakan lensa macro yang tentu saja tidak semua orang bisa membelinya.

Ponselgraphy
Close Up Kupu - Kupu
Tetapi bagaimana jika kita hanya pengguna kamera ponsel ? Meski hanya berbekal kamera ponsel kita tetap bisa menghasilkan photo macro, bahkan kita juga tidak perlu repot mengeluarkan biaya besar untuk berbelanja peralatan khusus yang mahal.

Ponselgraphy
Lensa Macro Dengan Pengait
Sebelum mulai memotret macro tentu kita harus memiliki lensa tambahan yang banyak tersedia di pasaran, cara memasangnyapun juga tidak sulit (baca artikelnya juga di sini).
Ponselgraphy
Kamera Andromax i3 ditempel lensa okuler

Selanjutnya setelah peralatan yang diperlukan sudah siap kita bisa memulai memotret serangga.

Berikut adalah beberapa tips agar kita sukses memotret serangga ;
  • Waktu pemotretan terbaik adalah pagi hari sebelum jam 8 dan sore hari setelah jam 4 karena cahaya matahari cukup baik untuk pemotretan dan serangga di sekitaran kita tidak agresif sehingga bisa mempermudah kita dalam mengambil gambar sekaligus mengatur komposisi.
  • Sebisa mungkin hindari tiupan angin karena akan menyulitkan kita mencari fokus yang pas.
  • Hati - hatilah jika melangkah mendekati obyek agar tidak mengagetkan serangga yang akan kita bidik karena jika kita tergesa - gesa bisa saja serangga kabur.
  • Jeli, karena obyek yang akan kita bidik berukuran sangat kecil dan kadang sering terlewatkan pandangan mata.
  • Ambil gambar dengan beberapa kali jepretan dengan angle yang berbeda sehingga nantinya kita bisa memilih hasil jepretan yang benar - benar sempurna.
  • Tips terakhir adalah sabar karena jika kita tidak bersabar pasti hasil yang kita dapatkan tidak akan pernah sesuai harapan.
Semoga tips ini bermanfaat.






Cara Membuat Lampu Flash Kamera Ponsel

Lampu Flash Buatan Sendiri Untuk Kamera Ponsel

Ponselgraphy - Kreatifitas bukan terletak pada bagus atau tidak hasilnya tetapi semangat untuk mau mencoba dan berusaha.

Hal itu juga coba dilakukan oleh Tommy Dwi Putranto founder Kediri Phonegraphy Community (KePhoC)

Selama ini doi mumet mikirin gimana agar tetap bisa memotret dalam kondisi cahaya minim dan bahkan gelap dengan menggunakan ponsel kesayangannya yang tentu saja tidak dilengkapi lampu flash.

Setelah cari info kesana kemari akhirnya dia menemukan solusi dengan cara membuat lampu flash dengan biaya yang cukup murah dan tidak menguras isi kantong. Tetapi jika sobat - sobat tidak ingin kantong dan dompetnya kosong bisa joint di sini.

Untuk membuat lampu flash yang oleh Tommy dikasih nama Flash Abal - Abal sobat - sobat harus menyiapkan bahan - bahannya (Gambar 1).

ponselgraphy
Gambar 1
  • Baterai ponsel, bisa bekas atau juga baru, bisa baterai type ponsel apa saja, tetapi di aini Tommy menggunakan baterai Nokia type BL 5.
  • Lampu LED Luxeon, bisa dibeli di toko - toko alat elektro.
    ponselgraphy
    LED Luxeon
  • Kabel kecil 2 warna.
  • Solder sekalian timahnya.
  • Switch On Off kecil.
Jika bahan - bahan di atas sudah siap kita tinggal merakitnya agar bisa digunakan.


Berikut adalah cara merakitnya.
  • Sambungkan kutub + (plus) lampu led ke kutub + (plus) baterai dengan kabel yang telah kita siapkan (Gambar 2, Gambar 2 A).
ponselgraphy
Gambar 2
ponselgraphy
Gambar 2 A

  • Sambungkan juga kutub - (min) lampu led ke kutub - (min) baterai dengan kabel yang telah kita siapkan, tetapi sebelum kabel tersambung ke lampu jangan lupa untuk memasang switch on off sebagai pemutus arus jika flash tidak digunakan (Gambar 3).
ponselgraphy
Gambar 3
  • Lampu flash siap digunakan dan dipasang di body belakang ponsel jika sewaktu - waktu diperlukan (Gambar 4).
ponselgraphy
Gambar 4
Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

Mereka (Masih) Ada Di Sekitar Kita

Sobat, Indonesia memang sudah merdeka, pembangunan juga gencar dilakukan oleh pemerintah.

Tetapi si balik gegap gempita kemerdekaan dan pembangunan masih banyak saudara - saudara di sekitar kita yang masih tetap harus berjuang untuk bisa turut merasakan kemerdekaan yang sesungguhnya.

Entah sampai kapan mereka berjuang agar mereka bisa menikmati dan bahkan memiliki sandang, pangan, pekerjaan dan papan yang layak.

Inilah beberapa potret kehidupan orang - orang yang masih harus berjuang yang sempat tertangkap oleh kamera ponselku dan adikku Tommy Dwi Putranto.

Menghitung Laba
© Tommy DP
Menunggu Pembeli
Menanti Belas Kasih
© Tommy DP
Terlelap, Menemani Ayah Berdagang
Pak Mis
Berharap Ada Yang Haus
Penjual Jamu



Membuat Color Splash Dengan Aviary

Membuat Color Splash


Ponselgraphy - Editing kadang memang diperlukan untuk mempercantik hasil jepretan meski ada yang beranggapan bahwa memotret itu cuma mengambil gambar.

Memang anggapan tersebut ada benarnya juga karena sebagian besar photographer pro tidak pernah mengandalkan editing, mereka cukup jeli melakukan pengaturan komposisi, warna dan cahaya yang pas sehingga hasil jepretan tidak memerlukan proses editing.

Tetapi sebagian orang beranggapan bahwa editing perlu dilakukan untuk menambah kesan dramatis hasil jepretan.

Kali ini kita akan belajar melakukan olah gambar atau editing dengan menggunakan aplikasi aviary khususnya cara membuat splash color sehingga kita bisa menonjolkan 1 (satu) obyek atau lebih dengan warna tetapi obyek lain atau latar belakang menjadi tidak berwarna alias hitam putih.

Yuk kita mulai belajarnya.


Langkah pertama yang perlu kita siapkan adalah aplikasi yang bernama aviary, aplikasi editing foto yang bisa kita download di google play.

Setelah kita download dan install di gadget android kita, buka aplikasi aviary yang telah kita install tadi (gambar 1)

Gambar 1

Selanjutnya pilih gambar yang akan kita edit (gambar 2), bisa langsung dari kamera, dari gambar atau foto yang terakhir kita buka atau juga dari gallery.
Gambar 2
Setelah kita pilih gambar yang akan kita edit, klik icon splash (gambar 3).

Gambar 3
Jika kita sudah memilih icon splash, gambar yang akan kita edit akan berubah menjadi hitam putih, selanjutkan klik smart color dan kita tinggal memilih obyek yang akan kita splash (gambar 4), usap - usap obyek tersebut dengan ujung jari.

Gambar 4
Untuk lebih memberikan kesan yang halus pada obyek yang kita splash, kita bisa memanfaatkan fitur zoom (gambar 5) agar obyek menjadi lebih besar sehingga memudahkan kita mengusap sudut - sudut sempit yang susah dijangkau jika harus menggunakan tampilan normal.
Kita juga bisa menggunakan fitur erase jika hasil usapan jari kita kurang rapi.

Gambar 5
Usap terus obyek yang di splash sampai dirasa cukup dan klik done jika ingin menyimpan hasil splash yang telah kita lakukan (gambar 6).

Gambar 6
Selesai sudah belajar kita kali ini, semoga bermanfaat.
Salam Jepret !


Memahami Arti DOF (Depth Of Field)

Sobat, pernahkah anda mendengar istilah DOF ? Sebagai pecinta photography tentu sobat - sobat pernah mendengar dan memahaminya. Tetapi jika memang belum tahu istilah DOF mari kita ulas.

DOF, singkatan dari Depth Of Field adalah ukuran seberapa jauh bidang fokus dalam sebuah foto. 

DOF dalam photography dibagi menjadi 2 (dua) bagian ;
Pertama, DOF Lebar, yang berarti sebagian besar obyek foto (dari obyek terdekat dari kamera sampai obyek terjauh) akan terlihat tajam dan fokus. 
Kedua, DOF sempit (shallow), yang berarti hanya bagian obyek pada titik tertentu saja yang tajam sementara sisanya akan blur/ tidak fokus.


Pada umumnya gambar yang dihasilkan oleh kamera ponsel memiliki DOF yang lebar karena hampir seluruh bagian foto nampak jelas.
Untuk mengetahui perbedaan antara DOF Lebar dan DOF Sempit coba perhatikan gambar di bawah ini.

Lain halnya jika kamera ponsel kita tambahkan lensa macro, lensa bongkaran atau lensa tele karena akan tercipta DOF yang sempit.




Pada gambar atas, gambar bunga sepatu yang aku jepret dengan kamera ponsel memiliki DOF yang lebar karena hampir seluruh bagian gambar terlihat tajam.
Sedangkan pada gambar di bawahnya yang aku jepret dengan kamera ponsel + lensa bongkaran memiliki DOF yang sempit karena titik atau bidang fokus hanya pada bunganya.

Tetapi jika kamera ponsel sobat memiliki fitur auto focus bisa saja gambar dibuat menjadi sempit DOF nya dengan catatan harus ada jarak yang agak jauh antara obyek dengan latar belakangnya seperti gambar di bawah ini.


Semoga bermanfaat.
Salam Jepret !

Buat sobat - sobat yang ingin menambah penghasilan bisa klik di sini untuk info lebih lanjut.






Tips Phonegraphy ala Rehman Ifrahim

Tips Phonegraphy ala Rehman Ifrahim

Tips Photografi Ponsel



Ponselgraphy - Sobat, Rehman Ifrahim, musisi dari Pakistan ternyata juga seorang phonegrapher.

Doi bahkan mengunggah video tips bagaimana mengoptimalkan kamera ponsel buat jeprat jepret.

Bukan hanya seperti kita yang "kepepet" menggunakan kamera ponsel tetapi kreatifitas yang dia ciptakan bisa kita contoh dan kita terapkan.

Seperti video yang terlihat di Official Fan Page facebooknya, Rehman nampak begitu menikmati bermain - main dengan kamera ponselnya.

Yuk kita simak videonya bareng - bareng.
Semoga bisa menginspirasi kita semua.

10 Kebiasaan Baik Photographer Ponsel

Sobat, sebagai pecinta phonegraphy gak ada salahnya jika kita mencontoh kebiasaan baik seperti yang diunggah sobat kita Windu Fidyanto dari Foponsi (Fotrografi Ponsel Indonesia).

Doi yang tinggal di Sungailiat, Sumatera Selatan berbagi tips yang mungkin berguna bagi kita semua.

Berikut adalah tips dari sobat kita Windu Fidyanto.


Menelusuri Sisa - Sisa Kemegahan Candi Dermo di Sidoarjo

Memprihatinkan, itulah kata yang pantas jika melihat kondisi bangunan Candi Dermo, candi peninggalan kerajaan Majapahit di Sidoarjo.

Candi Dermo berlokasi di Dusun Dermo Desa Candi Negoro Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo, tepatnya kurang lebih sekitar 20 km di barat Kota Sidoarjo.

Secara fisik, Candi Dermo dibangun menggunakan batu bata merah yang berbentuk gapura yang di bagian atasnya terdapat atap.

Menurut informasi yang aku dapatkan, Candi Dermo merupakan bangunan peninggalan Kerajaan Majapahit, tetapi sampai saat ini belum jelas kapan candi ini dibangun karena tidak ditemukan prasasti dan angka tahun yang terpahat di badan candi, tetapi menurut beberapa ahli sejarah kepurbakalaan Candi Dermo diperkirakan dibangun pada abad ke XIV.

Tidak banyak yang tahu keberadaan Candi Dermo karena kompleks bangunannya dikelilingi oleh pemukiman dan kurang dikelola dengan baik oleh pemerintah setempat.

Kondisi Candi Dermo saat ini sudah tidak lagi utuh, rapuh dan di beberapa bagian terdapat puing - puing yang telah ditata sedemikian rupa.

Kompleks Candi Dermo ini hanya memiliki ukuran luas 20 X 22 m dengan sebuah pos kecil di pelataran depan.
Sangat disayangkan jika tidak ada fasilitas tempat parkir di kompleks Candi Dermo bahkan jalan menuju candi begitu kecil dan sempit dan hanya dapat menampung kendaraan dengan jumlah terbatas, itupun dengan diparkir di halaman rumah warga sekitar kawasan candi.

Fasilitas lain seperti toilet juga tidak tersedia di kompleks candi, tetap. pengunjung bisa menggunakan kamar mandi yang ada di musholla di sebelah utara candi.

Meski dengan segala kondisi yang ada pastinya tidak akan menghalangi kejelian para pecinta ponselgraphy untuk tetap menangkap keindahan di balik sisa - sisa kemegahan Candi Dermo.
Semoga bermanfaat

KopDar Kofipon Arek Jatim ke VIII di Lumajang


Sobat, hari Minggu 19 Apr 2015 kemarin Kofipon (Komunitas Fotografi Ponsel) Arek Jatim punya gawe di Lumajang.

Acara yang secara rutin digelar setiap catur wulan kali ini bertajuk Kopdar Kofipon Arek Jatim ke VIII.

Seperti pada kopdar - kopdar sebelumnya, acara yang dipusatkan di Alun - Alun Kab Lumajang dan Loji Perkebunan Teh Kertowono dmulai dengan mengadakan pameran hasil jepretan sobat - sobat Kofipon Arek Jatim dan dilanjut dengan diskusi bersama, tematik, hunting bareng serta challenge dari para admin.

Kali ini para peserta kopdar benar - benar disuguhi pemandangan yang sangat asri di kawasan wisata perkebunan Kertowono. Rasa lelah dan penat peserta dari luar kota Lumajang selama perjalanan seakan tak terasa.

Tak terasa waktu begitu cepat berjalan hingga tiba saatnya para peserta harus berpisah dan kembali ke kota masing - masing.
Selamat jalan dan terimakasih atas sambutan luar biasanya Lumajang, sampai bertemu lagi di Kopdar berikutnya di Surabaya.

Salam Jepret !
All pictures courtesy of Kofipon Arek Jatim




Mencoba Ketajaman Lensa Okuler 16 X




Mencoba Ketajaman Lensa Okuler 16 X

Hasil Jepret Menggunakan Lensa Okuler 16 X


Sobat, setelah di artikel - artikel sebelumnya yang membahas lensa okuler 12,5 X, kali ini aku mencoba membahas tentang lensa okuler 16 X.

Seperti kita ketahui ada beberapa ukuran pembesaran lensa okuler antara lain 5, 10, 12,5 dan 16 X yang masing - masing memiliki karakteristik tersendiri.
Semakin besar angka pembesaran semakin detil tetapi dof akan semakin sempit.

Berikut adalah beberapa moment yang aku tangkap dengan kamera ponsel + lensa okuler 16 X pembesaran.

Ketajaman Lensa Okuler 16 X

capung

lensa okuler

lensa okuler

okuler

lensa okuler

lensa okuler

Semoga bermanfaat.






Saat Laba Laba Bersantap

Sobat, ada istilah mengatakan bahwa Hidup Bagaikan Perlombaan, dan istilah tersebut juga berlaku dalam dunia binatang, makan atau dimakan.

Para binatang sudah barang tentu berlomba satu dengan lainnya agar bisa bertahan hidup dan meneruskan keturunan.

Kali ini aku berhasil menangkap moment - moment dengan kamera ponsel + lensa okuler kesayangan ketika para laba - laba sedang menjebak dan melumat mangsanya tanpa ampun.









Salam Jepret !