Framming, Pemanis Agar Hasil Photo Lebih Menawan

Tips Tentang Framming Agar Hasil Jepretan Tambah Menawan.


Bagi sebagian orang, frame diasumsikan sebagai bingkai kayu yang dipasangkan dengan sebuah photo yang digantungkan di dinding.


Tetapi di sini yang dimaksud dengan framming adalah menggunakan elemen yang kita temui di sekitar obyek yang akan kita ambil gambarnya sebagai bingkai alami sehingga gambar lebih menawan.


Untuk bisa mendapatkan framming yang pas kita memang harus jeli dalam melakukan pengambilan gambar.


Framming merupakan penggunaan elemen yang efektif untuk mengangkat subyek, tetapi harus kita ingat bahwa jangan sampai framming berlebihan karena malah nantinya framming menjadi obyek utama.

Semoga artikel ini bermanfaat.
Salam Jepret

Sensasi Hasil Jepretan N 70 + Olympus Lens Zoom 38-110mm

Hasil Jepretan Nokia N70 + Olympus Lens


Euforia kegembiraan begitu terasa karena dengan kesabaran dan ketelatenan aku bisa juga memodifikasi N 70 agar memberikan sensasi lain jika digunakan memotret.

Awalnya sangat sulit beradaptasi dengan N 70 yang telah aku tambahkan lensa olympus zoom karena susah sekali untuk mendapatkan fokus yang pas karena harus memutar - mutar lensa ditambah lagi layar N 70 yang kecil. 

Kadang di layar sudah tampak pas tetapi ketika tombol shutter dipencet dan hasil jepretan ditransfer ke ponsel berlayar lebar jadinya malah missed focus.

Untuk mengatasinya kita memang harus sering - sering berlatih dengan menjepret setiap moment yang kita dapatkan agar mata dan tangan kita semakin peka.

Berikut adalah beberapa hasil jepretanku menggunakan N 70 + Lensa Olympus Zoom meski ada beberapa yang masih kurang fokus.

n70
Kriwul

Kriwul (lagi)

Bangun Tidur

Ngowoh

Red

Masih Kriwul

Sedot

Ngantuk

Terimakasih telah berkunjung, semoga artikel ini bisa menginspirasi.
Salam jepret








No Limit, Nokia + Lensa Olympus Minta Teman

Membongkar Nokia N 70 Agar Bisa Dipasang Lensa External.



Alhamdulillah, setelah seharian mengutak - atik Nokia N 70 yang baru aku dapat beberapa hari lalu akhirnya jadi juga eksperimenku.

Karena diiming - iming oleh rekan - rekan phonegrapher di KePhoC yang telah duluan membuatnya aku jadi kepincut juga ingin membuat modifikasi Nokia N 70 agar bisa dipasang lensa zoom dari bongkaran kamera analog roll jadul.

Berbekal N 70 yang sebenarnya sayang jika harus dioprek ditambah hibah lensa zoom olympus dari Yoga (modifikator Nokia Nikon) yang beberapa waktu lalu membuat karya menghebohkan yang diberi nama NoNi akhirnya aku nekat membongkarnya agar lensa zoom bisa dipasang dan digunakan sesuai harapan.

Langkah awal yang kita lakukan tentunya membongkar lensa kamera N 70 hingga tinggal sensor kameranya, karena sebenarnya kita akan mengganti lensa bawaan ponsel dengan lensa olympus.

Berikut adalah cara membongkar lensa kamera N 70 seperti ini agar lensa external bisa dipasang di ponsel.
  • Matikan ponsel, lepas cover baterai dan lepas baterai (Gambar 1)
Gambar 1
  • Selanjutnya buka cover kamera dengan cara mencongkel sisi kiri kanan bawah cover (Gambar 2)
Gambar 2
  • Jika cover sudah terbuka, selanjutnya lepas penutup lensa dengan mencongkel bagian bawah lampu flash (Gambar 3)
Gambar 3
Sampai di sini tahap awal sudah selesai, selanjutnya kita siapkan cara agar lensa external bisa dipasang.

Tetapi untuk tahap selanjutnya aku susah untuk menjelaskan dengan kata - kata sehingga sobat - sobat bisa menggunakan imajinasi masing - masing agar bisa membuatnya.
Pada tahap lanjutan ini aku menggunakan kertas karton tebal yang aku kombinasikan dengan kardus bekas agar ponsel dan lensa external bisa disatukan (Gambar 4).

Gambar 4

Gambar 4, Ponsel Dipasangkan di Kardus

Akhirnya selesai sudah tahapan membongkar N 70 agar bisa dipasang lensa external dan siap digunakan.
Tetapi karena keterbatasan kamera N 70 yang hanya berukuran 2 mp kemungkinan hasil jepretan menjadi kurang maksimal.

Bagi sobat - sobat yang kebetulan memiliki lensa fix bekas SLR sebenarnya bisa juga dipasang dan diaplikasikan di ponsel dengan cara pemasangan yang sama dengan di atas.

Berikut adalah beberapa contoh hasil jepretan dengan NoLimit.

Jarak Kamera Ke Obyek 10 mtr

Jarak Kamera Ke Obyek 10 mtr

Jarak Kamera Ke Obyek 2 mtr

Jarak Kamera Ke Obyek 10 mtr

Jarak Kamera Ke Obyek 15 mtr
Demikian ulasan tentang cara membongkar N 70 agar bisa dipasang lensa external, semoga artikel ini bermanfaat.
Terimakasih telah berkunjung ke blog ini.























Mengenal Perekat Lensa Bongkaran

Perekat Lensa Bongkaran


Sobat, sebagai pecinta photography ponsel bergenre macro tentunya kita seringkali menggunakan lensa tambahan untuk memotret obyek macro.

Tetapi ada beberapa sobat yang bertanya gimana agar lensa bongkaran tersebut bisa kita aplikasikan atau ditempel di kamera ponsel tanpa harus meninggalkan bekas yang mungkin saja bisa mengganggu penampilan ponsel.

Dari pengalaman pribadi aku menggunakan lem Uhu Patafix untuk menempel lensa bongkaran di ponsel, lwm ini memiliki bentuk seperti permen karet, lentur, kuat dan tidak meninggalkan bekas, tetapi kalaupun meninggalkan bekas akan sangat mudah dibersihkan.
Cara pemasangannyapun cukup mudah, kita tinggal ambil sejumput kecil lem yang telah dibuat dengan bentuk sedemikian rupa (kotak - kotak), kita tempel pada bidang lensa bongkaran dan selanjutnya direkatkan di kamera ponsel.

Memang tidak mudah menemukan toko yang menjual lem jenis ini karena tidak semua toko menjualnya, biasanya lem jenis ini bisa kita temukan di toko - toko buku dan stationery terkemuka seperti Gading Murni atau Gramedia.

Dari penelusuranku di Gramedia, kebetulan aku menemukan lem sejenis Uhu Patafix yang bisa juga kita gunakan, harganya lebih murah sekian ribu dibandingkan Uhu Patafix tetapi sepertinya memiliki karakter dan bentuk yang sama sehingga bisa kita jadikan alternatif pengganti jika Uhu Patafix tidak ada.

Ada 2 (dua) merk terkemuka yang memproduksi lem sejenis Uhu Patafix.
Berikut adalah penampakannya.
  • Bantex Tack All

Bantex Tack All

  • Faber Castell Tack It
Faber Castell Tack It
Jika kebetulan sobat - sobat macromania tidak bisa menemukan Uhu Patafix di toko - toko buku dan stationery terkemuka sobat bisa menggantinya dengan kedua merk di atas.

Semoga artikel ini bermanfaat.




Cara Membuat Minipod Dari Kartu Perdana

Memanfaatkan Bekas Kartu Perdana



Setelah beberapa waktu lalu aku berbagi cara tentang menggunakan headset sebagai shutter di kamera ponsel, kali ini aku mencoba berbagi tips & trick bagimana membuat minipod (dudukan) ponsel agar memudahkan saat kita melakukan pengambilan gambar diri sendiri alias selfie.

Bahan yang kita gunakan untuk membuat minipod ini sangat mudah kita dapatkan karena berasal dari bekas kartu perdana.
Cara pembuatannya juga sangat mudah karena alat yang perlu kita persiapkan hanyalah sebuah gunting atau cutter.

Yuk kita simak bareng cara pembuatannya.

Gambar 1

  • Siapkan kartu perdana yang akan kita modifikasi (gambar 1).
Gambar 2

Gambar 2
  • Gunting kartu perdana menjadi 2 (dua) bagian (gambar 2), tetapi sebelum dibelah, buat garis - garis di pinggiran kartu untuk merakitnya nanti.
Gambar 3
  • Kartu perdana yang telah kita belah tadi siap dirakit (gambar 3).
Gambar 4
Gambar 4
  • Kartu perdana telah dirakit dan siap digunakan (gambar 4).
Buat sobat - sobat yang demen selfie tentu tips & trick ini akan sangat berguna karena hasil jepretan pasti akan tambah keren apalagi jika kita menambahkan headset bawaan ponsel untuk dijadikan shutter.

Hasil Jepretan

Semoga artikel ini bermanfaat.
Buat sobat - sobat yang ingin menambah income bulanan yang menjanjikan klik di sini yaa.



From Instagram With Love, From Zwolle To Bandung

The Love Story of Ibrahim Matthijs Nijkamp & Sari Kamelya

Pasangan Kereen
Berawal dari perkenalan mereka di instagram sejoli ini akhirnya memutuskan untuk menikah.

Sari Kamelya, dara cantik asal Bandung akhirnya menemukan pendamping hidupnya Ibrahim Matthijs Nijkamp seorang jejaka yang berasal dari Zwolle, ibukota provinsi Overijssel, negeri Belanda.

Awalnya mereka hanya saling follow di instagram karena kebetulan mereka nemiliki hobby yang sama yaitu macro photography.

Ibrahim Matthijs Nijkamp yang menjadi moderator di MacroClique seringkali menilai dan memilih foto - foto dari seluruh dunia dimana Sari Kamelya selalu menambahkan hastag macroclique di setiap postingan macronya. Dari situlah mereka akhirnya saling mengagumi satu sama lain hingga akhirnya mereka berkenalan. Mulanya hanya saling kagum dengan hasil jepretan tetapi lama - lama tumbuh benih - benih cinta diantara kami berdua yang semakin lama semakin membara, kata Sari Kamelya.

Saat ini meski mereka harus LDR alias Long Distance Relationship cinta mereka benar - benar sudah tidak bisa dibendung lagi. Akhirnya Sari Kamelya harus menyerah saat pujaan hatinya nun jauh disana melamarnya meski hanya melalui video chat.

Aku mau dilamar karena I Love Him, keluargaku di Bandung dan keluarga Ibrahim Matthijs Nijkamp di Zwolle juga merestui hubungan kami sampai ke pernikahan, ungkap Sari Kamelya.

Saat ngobrol dengan Ibrahim Matthijs Nijkamp beberapa waktu yang lalu doi juga mengungkapkan perasaan yang sama, I love her very much and i will marry her this September and i will be a muslim this week, katanya.
I love Indonesia and i will learn Bahasa Indonesia, imbuhnya.
Waah kereeen banget nih.

Gak nyangka juga, dunia memang hanya selebar layar smartphone. Jarak dan waktu yang memisahkan tidak menjadi penghalang buat sobatku ini untuk menjalin cinta hingga akhirnya menikah secara Islam.

Semoga mereka berdua bisa menjadi keluarga SaMaRa, dan dikaruniai anak - anak yang shalih shalihah.
Amin Yaa Robbal Alamin.

Big hugh from me, my wife & my children Brother Ibrahim Matthijs Nijkamp and Sister Sarikamelya.
















3P, Wadah Pecinta Photography Ponsel Pandaan

Pandaan Photography Ponsel




Berawal dari hobby yang sama duo sahabat ini membentuk wadah pecinta photography ponsel di Pandaan.
Adalah Farie Adi dan Eqo Kaze, yang sebelumnya bergabung di KoFiPon ingin membentuk wadah bagi para pecinta photography ponsel di wilayah Pandaan dan sekitarnya.

Suasana Pameran Photo di Area CFD
Awal dibentuknya 3P ini dimulai saat Pandaan dijadikan tempat hunting bareng oleh KoFiPon.
Saat mereka melakukan hunting itulah beberapa warga yang menyaksikan nampak asing dengan sekumpulan pemuda yang lagi asyik memotret dengan kamera ponselnya dan sebagian warga bahkan memandang sebelah mata dengan apa yan mereka lakukan.

Pameran Bareng Kofipon Arek Jatim
Dari sinilah akhirnya Farie Adie dan Eqo Kaze berniat untuk lebih memperkenalkan tentang Photography Ponsel kepada masyarakat luas dengan membentuk Pandaan Photography Ponsel atau disingkat 3P pada 3 Januari 2014. Tujuannya adalah mewadahi dan memperkenalkan photography ponsel agar tidak dipandang sebelah mata, kata Farie Adie.
Kami juga mengajak warga Pandaan dan sekitarnya yang awalnya hanya sekedar asal jepret agar lebih memahami tehnik - tehnik photography, imbuh Eqo Kaze.

Hunting Bareng Kofipon Arek Jatim
Akhirnya setelah 3P dibentuk, Farie dan Eqo memutuskan untuk membuat grup di sosial media facebook untuk menjaring anggota yang kebetulan memiliki minat yang sama, selain itu grup ini juga berbagi hasil jepretan para anggotanya serta berbagi tentang tehnik - tehnik photography. Sampai saat ini grup 3P sudah memiliki kurang lebih 3.000 anggota yang tersebar di wilayah Pandaan dan sekitarnya.

Antusiasme Pengunjung Pameran
Selain aktif di sosial media, 3P juga aktif di kegiatan - kegiatan seperti hunting bareng, kopi darat, pameran photo, bahkan saat bulan Ramadhan kemaren mereka juga menggelar Takjil On The Road, buka bersama serta Halal Bihalal pada bulan Syawal.
3P juga sering mengadakan kolaborasi dengan komunitas - komunitas lain pada saat acara Car Free Day yang digelar di Jl. Kartini Pandaan

Itulah sedikit tentang grup Pandaan Photography Ponsel (3P), semoga bermanfaat dan menambah wawasan.

Nyemak, Blusukan ala Fotografer Ponsel

Koran Memo, edisi Senin 18 Mei 2015





Para fotografer ponsel berburu objek foto (yoga/memo)


Nyemak, Blusukan Ala Fotografer Ponsel
Kediri,Koran Memo

Komunitas fotografer ponsel yang tergabung dalam Kediri Phonegraphy Community (KePhoC), Sabtu (16/5) menggelar kegiatan hunting bareng. Mereka menyebut kegiatan ini dengan istilah nyemak. Sesuai namanya, dalam kegiatan ini para pencinta fotografi ponsel blusukan di antara semak belukar untuk menemukan objek foto yang kebanyakan berupa serangga atau hewan berukuran kecil lainnya.

Mulai pukul 06.00 WIB, para anggota KePhoC mulai berdatangan di lokasi hunting di Desa Sitimerto Kecamatan Pagu. Tentu tak ketinggalan mereka membawa serta berbagai perlengkapan hunting, mulai dari smartphone hingga lensa portabel buatan pabrikan maupun kreasi sendiri. 

Yang menarik beberapa diantara mereka juga membawa kamera kardus. Kamera ini merupakan modifikasi dari ponsel digabungkan dengan lensa bongkaran kamera jadul yang kemudian dipasang dalam bodi kardus bekas. “Ini dari nokia lama 6630 ditambah lensa dari kamera fujinon yang saya beli di pasar loak,” ujar Tommy Dwi Putranto, salah satu fotografer ponsel.

Keunikan lain tampak saat hunting berlangsung. Para pencinta fotografi ponsel harus berjalan mengendap – endap di antara semak agar buruannya tidak terganggu. Mereka juga harus sangat jeli untuk menemukan objek foto. “Ya karena ukurannya kecil dan kadang tidak terlihat karena warnanya sama dengan tanaman makanya harus sangat cermat,” imbuh Farid, pencinta fotografi ponsel lainnya.

Founder KePhoC, Nanang Efendi mengatakan kegiatan nyemak memang punya tantangan tersendiri. Namun hasil foto yang bergenre macro juga memiliki keistimewaan. Misalnya, serangga yang amat kecil bisa tampak sangat besar dan detil bagian tubuhnya, seperti mata. Menurut pria yang tinggal di Sidoarjo ini, selain menyiapkan peralatan khusus, untuk nyemak juga dibutuhkan pemahaman dari fotografer tentang karakteristik objek foto. “Memang ada perlakuan khusus, tidak hanya dari perlengkapan melainkan juga pemahaman karakteristik objek foto. Contohnya waktu – waktu tertentu kapan serangga tidak agresif dan teknik memotretnya,” pungkasnya.(ian)

Toys In Frame Raven Black Skies


Memotret mainan memang mengasyikkan dan menantang, seperti yang dikatakan Raven Black Skies, salah satu pentolan Pandaan Potography Ponsel. Apalagi jika harus membuat mainan seakan hidup, itulah yang menjadi tantangan, imbuh cowok yang mengaku ganteng ini.

Memotret mainan memang sebaiknya tidak asal jepret, imajinasi dan kreatifitas pemotret tentunya sangat berperan sehingga hasil pemotretan menjadi sangat bercerita.
Tetapi, bagi seorang Raven Black Skies hal itu bisa begitu mudah dilalui karena doi selalu menyiapkan konsep yang baik sebelum mulai memotret.  Doi juga sering berlatih memotret mainan sehingga secara tidak langsung akan mengasah kemampuan untuk mendapatkan cerita.

Berikut adalah beberapa hasil jepretan Raven Black Skies dengan menggunakan kamera ponsel kesayangannya.








Salam jepret !
Semoga bermanfaat