Ndelosor Bareng, Ajang Kumpul 5 Komunitas Photografi Ponsel

Ndelosor Bareng, Hunting Ala 5 Komunitas Photografi Ponsel


Ponselgraphy - Sobat, saat ini perkembangan photografi ponsel bagaikan jamur di musim hujan, semakin lama semakin banyak komunitas photografi ponsel yang dibentuk, mulai dari komunitas macro, street, toys dan beberapa aliran lainnya.

Tak jarang seorang penghoby photografi ponsel ikut gabung dengan beberapa grup untuk sekedar mencari teman dan sharing hasil jepretannya.

Berawal dari gabung di grup - grup yang semakin lama semakin bertambah banyak, 5 komunitas photografi ponsel yang berskala lokal hingga nasional akan mengadakan gathering dan hunting bareng dengan tajuk "Ndelosor Bareng" yang rencananya akan digelar di area SMP 5 Meri, Mojokerto pada Minggu 7 Februari 2016 mulai jam 6 pagi dengan Meet Point di sebelah barat lampu merah pabrik Mertex.

Acara kolaborasi yang baru pertama digelar ini bakal diikuti oleh 5 komunitas photografi ponsel, diantaranya : MPP (Macro Phone Photography), PI (Phonegraphy Indonesia), XPI (Xiaomi Photography Indonesia), PPI (Photographer Ponsell Indonesia) dan KePhoC (Kediri Phonegraphy Community).

Rencananya acara ini bakal diikuti oleh para anggota 5 komunitas photografi ponsel yang tersebar di Kota Surabaya, Kediri, Mojokerto, Sidoarjo dan Tuban.

"Acara Ndelosor Bareng ini digelar untuk menambah rasa persaudaraan antar anggota pecinta photografi macro dan anggota lain meski berbeda aliran foto dan berbeda komunitas", tutur Dakocane Wong Bandar, salah satu jagoan macro dari Kediri Phonegraphy Community.
"Bagi sobat - sobat ponselgraphy yang ingin turut serta meramaikan acara ini bisa langsung call / sms koordinator yang tertera di poster", imbuh Imam Primahardy, member Macro Phone Photography.

Happy Ndelosor, semoga sukses.


Cara Upgrade Skill Photografi Ponsel

Agar Skill Photografi Ponsel Semakin Meningkat

ponselgraphy
credit : Nanang Efendi
Ponselgraphy - Sobat, saat ini keberadaan dan perkembangan photografi ponsel sudah semakin pesat dan mulai diakui keberadaannya. Sejalan dengan itu, beberapa tahun terakhir mulai bermunculan komunitas - komunitas photografi berbasis kamera ponsel.

Memotret dengan media kamera ponsel benar - benar memberi nuansa baru bagi dua photografi, bahkan beberapa situs penyedia layanan stock foto mulai membuka mata dan mengakui eksistensi photografi ponsel. Salah satu situs penyedia layanan stock foto yang kini mulai membuka mata adalah iStock Photo, yang siap membantu menjual karya foto sobat ponselgraphy dengan sistem pembayaran royalti.


Berikut adalah beberapa tips dari iStock Photo agar kemampuan kamera dapat dimaksimalkan dan hasil foto bisa diterima oleh iStock Photo.

Mengenali Perangkat
Kebanyakan kamera ponsel memiliki kecepatan rana (shutter speed) yang terbatas dan memiliki aperture tetap. Penyesuaian eksposure pun secara otomatis diadaptasi dari pengaturan ISO.
Dengan mengenali perangkat, setidaknya kita bisa menyetel kamera dengan pas yang disesuaikan dengan kondisi pemotretan.

Mengenal Aplikasi
Saat ini banyak aplikasi - aplikasi yang mendukung photografi ponsel agar kualitas hasil jepretan menjadi semakin menawan. Mulai dari aplikasi kamera hingga aplikasi editing, semuanya tersedia dan tinggal diunduh sesuai dengan kebutuhan.

Exsposure Yang Tepat
Hasil jepretan selalu terlihat baik jika exposurenya tepat. Pencahayaan adalah dasar untuk menghasilkan foto yang baik meski sebenarnya kita bisa mengolah hasil foto dengan berbagai aplikasi atau filter yang canggih. Tingkat sensitifitas kamera ponsel jauh berbeda dengan kamera DSLR karena kamera ponsel memiliki sensor yang kecil. Jadi sebisa mungkin harus tersedia cahaya yang cukup jika memotret menggunakan ponsel.

Komposisi Adalah Raja
Seperti expposure, komposisi menjadi bagian yang vital agar hasil foto maksimal. Perhatikan garis vertikal dan horizontal pada saat melakukan pemotretan, sebisa mungkin gunakan juga Rule Of Third. Selalu perhatikan latar belakang obyek yang kita foto dan pastikan agar tidak ada yang bocor sehingga bisa merusak tampilan foto meski kita bisa berimprovisasi tanpa menunggu komposisi yang sempurna karena kadang hal itu bisa menjadi nilai lebih sebuah karya foto.
Melanggar aturan kadang juga dibutuhkan untuk menghasilkan foto yang keren, tetapi sebaiknya kita harus tahu saat yang tepat kapan harus melanggarnya.

Membingkai Foto (Framing)
Kita bisa memberi kesan mendalam pada hasil foto dengan cara memanfaatkan benda - benda di latgar depan (Foreground) untuk membingkai obyek utama. Untuk menciptakan framing, kita bisa memotret melalui jendela atau benda - benda lain.

Mengubah Perspektif
Jangan ragu untuk membuat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda untuk menambah perhatian pada komposisi.
Tiarap, memanjat dinding atau pohon, mendekat dan fokus pada detail yang kecil atau memperluas area adalah salah satu cara membuat angle dan sudut pandang yang berbeda.

Black and White
Ada beberapa alasan foto dibuat menjadi hitam putih, diantaranya adalah esensi fotonya lebih kuat, menghapus warna - warna yang tidak diperlukan, memanfaatkan kelebihan backlight dan siluet serta membuat gambar jauh dari noise yang mengganggu.

Cropping
Kadang kita perlu melakukan cropping pada foto yang kita buat karena mungkin moment yang kita tangkap terlalu cepat sehingga kita mengesampingkan komposisi. Sebenarnya tidak masalah jika kita melakukan cropping untuk lebih menonjolkan obyek yang kita bidik karena crop yang tepat bisa merubah atau meningkatkan konteks gambar.

Sering memotret dan upload
Kelebihan mobile photography seperti halnya kamera digital adalah kita bisa memotret sebanyak mungkin tanpa takut kehabisan film, kecuali jika baterai habis atau memori penuh. Untuk mengasah insting photografi, ada baiknya jika kita sering memotret berbagai obyek yang menarik di sekitar kita. Jangan hanya menyimpah hasil foto di memory ponsel, kita harus rajin upload di media sosial seperti instagram dan pixoto karena bisa mendapat komentar atau masukan dari pengguna lain.


Dari beberapa tips di atas dapat disimpulkan bahwa kamera ponsel pun bisa menjadi tool untuk produksi stock foto berkualitas. Karena yang membuat kita profesional adalah mata, pikiran, dan skill, bukan gear atau kamera.  
Memang saat ini smartphone belum dapat menggantikan keperkasaan kamera DSLR, tetapi setidaknya kamera ponsel bisa menjadi alternatif.  

Selamat berkarya dan bersenang-senang dengan photografi ponsel.

Cara Membuat Adapter Lensa Smartphone Ke DSLR

DIY iPhone to SLR adapter1
diyphotography

Adapter Lensa Smarthone Ke DSLR Murah Meriah

Ponselgraphy - Sobat, selalu ada hal baru dalam dunia photografi. Dan seringkali kreatifitas tercipta tanpa kita fikirkan sebelumnya, bahkan kreatifitas bisa tercipta tanpa harus mengeluarkan banyak biaya. 

Adalah Jake Burgess, salah satu pembaca setia diyphotography. Di berhasil membuat cara agar iphonenya bisa digunakan memotret menggunakan lensa DSLR meski menurutku dia masih kalah dengan sobat - sobat ponselgraphy di Kediri Phonegraphy Community (Kephoc) yang sudah bisa memodidikasi lensa kit agar bisa dipasangkan dengan smarttphone hehehe.

Memang Jake Burgess sudah memiliki kamera DSLR sebelumnya dan dia ngebet sekali agar membuat sesuatu yang penuh sensasi, sedangkan sobat - sobat ponselgraphy ngebet punya DSLR tetapi belum bisa terealisasi hahahaha.

Ide awal Burgess muncul ketika dia tahu ada produsen yang membuat iphone SLR adapter yang harganya kisaran $300 (harga yang sangat mahal menurutnya).

Ponselgraphy
iphone to DSLR adapter

Dari situlah Burgess mencoba sendiri bereksperimen dengan berbekal iphone, kamera DSLR dan selotip.

Ponselgraphy
iphone to DSLR adapter

Dia merekatkan iphonenya ke body kamera DSLR dengan selotip dengan menempatkan kamera iphone ke view finder kamera DSLR, tetapi memang hasil jepretannya memiliki kelemahan karena ada vignet yang melingkar. Tetapi setidaknya Burgess telah berhasil mencoba menciptakan hal baru dengan hanya berbekal SELOTIP meski apa yang dia kreasikan masih kalah jauuuuh dengan apa yang telah Tommy, Cholins, Dije Ryan, Nara Singha dan Bagus ciptakan.

Diolah dari diyphotography.

Sukseskan Kopnas Kofipon Ke 4

Sukseskan Kopi Darat Nasional Kofipon IV

ponselgraphy
Kopnas Kofipon IV

Ponselgraphy - Sobat, bulan April 2016 mendatang Kofipon (Komunitas Fotografi Ponsel) akan punya gawe besar berskala nasional yang akan dilaksanakan di Kabupaten Pasuruan, tepatnya di kawasan Pandaan.

Digelar selama 2 (dua) hari mulai tanggal 9 - 10 April 2015 acara ini bakal diikuti oleh chapter - chapter Kofipon di seluruh Indonesia.

"Acara berskala nasional ini adalah gelaran yang ke 4 kalinya", tutur Wahyu Geghans, salah satu admin Kofipon Chapter Jatim.
"Kami mengharapkan sumbangsih dan kerjasama dari seluruh anggota Kofipon Chapter Jatim agar acara ini bisa terlaksana dengan sukses", tambah Luhur Adi Prasetyo, admin yang juga pemilik gerai Raja Bakso.

Acara yang digelar dalam rangka peringatan ulang tahun Kofipon ke VII ini akan diisi juga dengan kegiatan - kegiatan yang tentunya sangat mengasyikkan bagi peserta yang turut hadir.

Berikut adalah Rundown Acara Kopnas Kofipon IV Pasuruan.

ponselgraphy
Rundown Acara

Semoga Sukses !



Lebih Dalam Tentang Kamera Nokia N70

Mengenal Kamera Nokia N70

ponselgraphy
Nokia N70

Ponselgraphy - Sobat, seperti kita ketahui jika Nokia N 70 adalah salah satu generasi ponsel kamera 2 MP keluaran pabrikan Nokia yang istimewa.
Meski saat ini dianggap ponsel jadul tetapi sebenarnya Nokia N70 memiliki kualitas kamera yang baik. Terlebih saat ini banyak pecinta photografi ponsel memodifikasi kamera Nokia N70 dengan menambahkan lensa fix atau lensa kit kamera DSLR.

Meski tidak dilengkapi dengan fitur auto focus dan optic besutan Carl Zeiss seperti Nokia N90 tetapi kualitas gambar kadangkala malah lebih baik jika dibandingkan dengan hasil jepretan N90.
Pada saat N70 dirilis di penghujung tahun 2005, hanya ponsel - ponsel besutan Sony Ericsson yang mampu menandingi kamera N70,

Nokia N70 memiliki resolusi kamera maksimal 1600 X 1200 pixel yang setara dengan 1,92 MP dan dibulatkan menjadi 2 MP. Selain itu N70 juga menawarkan pilihan resolusi lain diantaranya 1024 X 768 dan 640 X 480. 
Gambar hasil jepretan N70 disimpan dalam format JPEG dengan kisaran ukuran file sebesar 400 kb, dengan hasil yang cukup tajam jika pemotretan dilakukan dengan cahaya yang cukup.

ponselgraphy
Nokia N70
Sebagaimana umumnya ponsel berkamera, N70 menggunakan layar sebagai viewfinder. Saat akan melakukan pemotretan, pengguna bisa memegang secara horizontal dengan satu tangan seperti kamera foto pada umumnya, tetapi foto yang dihasilkan akan ditampilkan secara vertikal.
N70 juga dilengkapi dengan tombol di samping kanan sebagai shutter release.

ponselgraphy
Nokia N70 + Lensa Kit
Untuk mengaktifkan kamera N70 dengan cepat, pengguna bisa menggeser penutup belakang untuk memunculkan lensa kameranya.
Tetapi dibandingkan dengan ponsel kamera sejenis, kamera N70 sedikit lebih lambat kecepatan pengambilan fotonya (sekitar 4,4 detik). Dengan adanya lampu flash di samping lensa kamera, N70 bisa juga digunakan untuk memotret di tempat yang gelap.

Pada kamera N70, kita bisa memilih beberapa modus foto seperti automatic, portraits, landscape, nigt dan sport. Selain modus tersebut terdapat pula modus manual yang bisa disetting sesuai keinginan pengguna.

So, meski dianggap kamera jadul Nokia N70 bisa menjadi pilihan kita untuk memotret karena secara umum kamera N70 cukup bagus untuk menunjang aktifitas fotografi ponsel.












Cara Membuat Frame Keren

Frame Unik dan Keren Buatan Sendiri

Ponselgraphy
Credit : Fa'ah

Ponselgraphy - Sobat, saat ini hasil foto yang unik bisa jadi andalan kita untuk meningkatkan eksistensi di Media Sosial.
Mulai dari update cerita, membuat profile picture dan bahkan rela jika harus jauh - jauh hunting demi mendapatkan foto yang keren untuk di share di medsos.

Dengan semakin berkembangnya teknologi kamera pada ponsel, hasil foto dengan kamera ponsel sudah tidak lagi dipandang sebelah mata. Bahkan beberapa teknologi pada kamera ponsel tak kalah canggih dengan teknologi yang disematkan di kamera DSLR.

Credit : diyphotography

Kali ini ponselgraphy akan berbagi agar hasil foto semakin keren dengan frame yang bisa kita buat sendiri.
Bahan - bahan yang diperlukan untuk membuat frame ini juga sangat mudah didapat, cukup sediakan kertas tebal (karton) atau bahan lainnya yang menurut sobat ponselgraphy bisa digunakan.
Potong kertas karton sedemikian rupa hingga membentuk frame, jika sudah dibentuk frame siap digunakan sebagai pemanis hasil jepretan.

Seperti salah satu hasil karya dari sobat ponselgraphy di JFP (Jombang Fotografi Ponsel) Fa'ah, dia menggunakan kertas karton yang dilapisi kertas hitam sebagai properti jepretnya, dan hasilnya bener - bener keren dan unik.

Tertarik untuk membuatnya ?






Mengenal Foto Human Interest

Belajar Foto Human Interest (HI)

Ponselgraphy
Credit : Romy Djatmiko Delta FM

Ponselgraphy - Sobat, mungkin ada diantara sobat - sobat sekalian yang belum mengenal istilah Foto Human Interest atau yang biasa disingkat HI.

Ponselgraphy
Kerasnya Kehidupan

Awalnya aku juga tidak tahu apa yang dimaksud dengan HI, tetapi setelah mencoba bertanya dengan rekan - rekan sesama pecinta photografi akhirnya aku jadi tahu.


Ponselgraphy
Penjual Kacang
Human Interest Foto adalah foto yang menyajikan kejadian sehari - hari namun tidak mengandung mutu berita yang hangat dan hanya menggambarkan kegiatan atau potret masyarakat sehari - hari.

Ponselgraphy
Menikmati Hidup
Foto Human Interest merupakan komentar sosial dan karakter fotonya dapat memancing tawa, kesedihan.


ponselgraphy
Menunggu Pembeli
Menurut pendapat pakar photografi, manusia dan segala bentuk kehidupannya selalu menarik untuk dijadikan obyek foto, tetapi beberapa photografer memiliki rasa malu atau sungkan jika harus mengarahkan dan membidikkan kamera ke manusia lainnya.


ponselgraphy
Jamuuu
Foto Human Interest juga dimaksudkan untuk memindahkan sebuah realita kehidupan yang lengkap dengan ekspresi fisiknya serta menggambarkan sisi kehidupan manusia kedalam sebuah karya foto.

Ponselgraphy
Credit : Romy Djatmiko Delta FM

Lalu bagaimana agar kita bisa menghasilkan foto Human Interest yang benar - benar menggambarkan seperti kondisi di atas ?


ponselgraphy
Yakult Lady
Berikut adalah beberapa tipsnya.
  • Cairkan suasana, cobalah untuk datang di tengah - tengah calon obyek foto, jika memungkinkan ajaklah mereka mengobrol tentang situasi dan kondisi di sekeliling mereka hingga mereka merasa nyaman. Baru setelah suasana mulai mencair siapkan kamera untuk memotret, karena dengan teknik ini biasanya akan terekam foto Human Interest yang terkesan hidup.
ponselgraphy
Menunggu Yang Haus
  • Menggunakan teknik candid, jika tips yang pertama tidak menungkinkan, cobalah untuk melakukan pengambilan gambar tanpa obyek ketahui (candid). Namun kadangkala foto yang dihasilkan akan tampak kaku dan kurang kuat ekspresinya.
Selamat berburu.





Di Balik Hasil Jepretan Nokia N70 + Lensa Fix

Susahnya Memotret Dengan Nokia N70 + Lensa Fix



Ponselgraphy - Sobat, dibalik berita heboh modifikasi Nokia N70 dengan lensa fix dan hasil jepretannya yang memikat hati, ternyata ada beberapa hal yang mungkin belum pernah diexpose oleh sobat - sobat pemakai Nokia N70 modifikasi.

Memang sebenarnya mengasyikkan dan penuh tantangan jika kita memotret menggunakan Nokia N70, tetapi yang jelas pasti ada kekurangan di balik keberhasilan terciptanya N70 serasa mirorless ini.

Tak berlebihan jika aku memilih judul seperti di atas karena kenyataannya berkata demikian meski tidak semua pemakai N70 mirorless mengalaminya.

ponselgraphy
credit : Nanang Efendi
Salah satu yang mengalami kesulitan saat melakukan pemotretan dengan N70 + Lensa Fix adalah suamiku sendiri.
Meski seringkali berlatih dengan cara sering memotret ternyata masih saja ada beberapa hal yang menjadi kendala sehingga hasil pemotretan tidak maksimal.

ponselgraphy
credit : Nanang Efendi
Feeling sangat dibutuhkan untuk menghasilkan gambar yang pas dengan sekali jepret karena layar Nokia N70 sangat kecil sehingga sulit untuk menemukan fokus yang pas terutama jika harus memotret di bawah cahaya matahari yang membuat tampilan layar menjadi tidak maksimal.

Mata kita seringkali ditipu dengan hasil jepret yang nampak oke di layar yang kecil dan kita baru menyadari jika hasilnya gagal fokus jika hasil jepret sudah ditransfer ke perangkat yang memiliki layar lebih besar.

ponselgraphy
credit : Nanang Efendi
Hal lain yang membuat sulit menghasilkan gambar yang maksimal adalah getaran yang terjadi saat tangan kiri kita memutar mutar lensa fix untuk mendapatkan fokus yang pas.


ponselgraphy
credit : Nanang Efendi
Masih tertarik ikut - ikutan ngoprek Nokia N70 ?






Ponsel Android Berkamera Setara DSLR

Android Dengan Kamera Setara DSLR

Ponselgraphy - Sobat, bisa dipastikan jika produsen ponsel - ponsel pintar saat ini berlomba - lomba untuk meluncurkan produk unggulan mereka dengan kualitas yang semakin hari semakin bertambah baik.

Salah satu unggulan yang selalu mereka benahi adalah kamera karena kamera bisa menjadi daya tarik para pengguna ponsel pintar.

Bahkan di tahun 2015 kemarin, para produsen ponsel pintar telah membenamkan teknologi Optical Image Stabilizer (OIS) pada kamera yang biasanya identik dengan kamera DSLR atau Camcorder.
OIS berfungsi membantu fotografer agar saat memotret di tempat yang kurang cahaya tetap bisa dihasilkan gambar dengan kualitas yang baik. Selain itu OIS juga digunakan untuk mengurangi goyangan saat merekam video.

Lalu ponsel pintar apa saja yang telah memiliki fitur OIS di kameranya ?
Berikut adalah daftar ponsel pintar yang memiliki kamera dengan fitur Optical Image Stabilizer di tahun 2015.


LG G3

ponselgraphy
LG G3
Kamera LG G3 beresolusi 13 MP dan didukung fitur Auto Focus serta dual LED flash.

Samsung Galaxy Note 4

ponselgraphy
Samsung Galaxy Note 4

Samsung Galaxy No 4 dibekali dengan kamera beresolusi 16 MP dengan Dual Shot, Auto Focus, dan HDR.


Samsung Galaxy K Zoom


ponselgraphy
Samsung Galaxy K Zoom

Kamera Galaxy K Zoom berukuran 20,7 MP dan diperkuat dengan fitur 10 X optical zoom dan Xenon Flash.

Motorola Nexus 6



Motorola Nexus 6
Motorola Nexus 6 menggunakan kamera beresolusi 13 MP yang didukung dengan fitur Geo Tagging, Touch Focus, Face Detection, Panorama, HDR dan dual LED Flash.

Nokia Lumia 930



ponselgraphy
Nokia Lumia 930
Nokia Lumia 930 didukung kamera yang memiliki resolusi 20 MP dengan dual LED flash, teknologi Pureview, Dual Capture, Geo Tagging, Face Detection dan Panorama.

Nokia Lumia 1520 



ponselgraphy
Nokia Lumia 1520
Lumia 1520 memiliki kamera dengan resolusi 20 MP dan didukung juga dengan fitur Dual Capture, Geo Tagging, Face Detection, Panorama dan teknologi Pureview.

Nokia Lumia 1020


Nokia-Lumia-1020
Nokia Lumia 1020
Nokia Lumia 1020 memiliki kamera dengan resolusi 41 MP dan didukung dengan optik Carl Zeiss dan teknologi Pureview.

Blackberry Passport


ponselgraphy
Blackberry Passport

Ponsel pintar keluaran terbaru dari Blackberry ini didukung kamera dengan resolusi 13 MP dengan lampu LED flash.

Lenovo Vibe Z2 Pro

ponselgraphy
Lenovo Vibe Z2 Pro

Kamera Lenovo Vibe Z2 Pro memiliki resolusi 16 MP dengan fitur Geo Tagging, Touch Focus, Face Detection, Panorama dan HDR.


iPhone 6 Plus

ponselgraphy
iPhone 6 Plus

Ponsel pintar besutan Apple ini juga memiliki fitur OIS. Tetapi meski memiliki harga yang mahal ponsel ini hanya memiliki kamera dengan resolusi 8 MP.


Diolah dari berbagai sumber





















Sony Ericsson Satio, Penantang Nokia N8

Membedah Kamera Sony Ericsson Satio

Ponselgraphy
Sony Ericsson Satio

Ponselgraphy - Sobat, setelah kapan hari saya mengulas tentang Nokia N8 yang memiliki kamera 12 MP, kali ini saya akan membahas tentang Sony Ericsson Satio yang juga memiliki kamera 12 MP.
Mulai dilepas di pasaran pada November 2009, Sony Ericsson Satio bisa dikatakan pelopor ponsel berkamera 12 MP.

Seperti Nokia N8, Satio juga dibekali dengan auto focus yang bekerja cukup baik, ditambah fitur - fitur lain yang canggih pada jamannya. Berbekal layar sentuh 3,5" TFT Resistive, Satio jelas tertinggal oleh N8 yang menggunakan layar sentuh Amoled 3,5" Capacitive yang lebih terang dan responsive.
"Layar Satio kurang jelas jika digunakan outdoor terutama jika di bawah sinar matahari", kata Tommy, salah satu founder Kephoc (Kediri Phonegraphy Community) yang menggunakan Sony Ericsson Satio sebagai salah satu senjata jepretnya. "Tetapi fitur kameranya cukup lengkap", pungkasnya.
ponselgraphy
Sony Ericsson Satio

Cukup wajar jika hal itu terjadi karena Satio lebih dahulu dipasarkan daripada N8, sehingga setidaknya pabrikan Nokia telah tahu kelemahan pesaingnya. Dan tentu saja harga second Satio di pasaran saat ini lebih murah dibanding N8 yang banyak menjadi buruan.Jika dibandingkan dengan Nokia N8, bisa dikatakan jika kedua ponsel ini memiliki fitur yang kurang lebih sama lengkapnya, tetapi Nokia N8 memiliki kemampuan yang lebih menonjol dibandingkan Sony Ericsson Satio.
Kamera Satio memang memiliki fitur lengkap meski hanya disebut ponsel berkamera. Beberapa fasilitas yang dibenamkan di Satio antara lain fasilitas Autofocus, Touch Focus, Smile Detection, Face Detection, Best Pic, Panorama, Image Stabilizer, Xenon Flash, Digital Zoom, Red Eye Reduction, dan Geo Tagging.

Semoga bermanfaat.






Nokia N8, Ponsel Jadul Yang Jadi Buruan

Membedah Nokia N8, Ponsel Yang Menjadi Buruan Pecinta Photografi Ponsel

Ponselgraphy
Nokia N8

Ponselgraphy - Sobat, jika kalian adalah salah satu pecinta photografi ponsel tentunya sudah seringkali mendengar atau melihat salah satu ponsel jadul yang saat ini banyak diburu.
Yup, ponsel yang dimaksud adalah Nokia N8 karena ponsel ini disebut - sebut mempunyai sensor kamera diantara semua ponsel berkamera saat itu dan bahkan lebih besar dari kebanyakan kamera digital.

Ponselgraphy
Nokia N 8

Dirilis di Finlandia mulai September 2010, Nokia N8 yang memiliki kemampuan kamera 12 MP Auto Focus ini disebut memiliki sensor 1/1.83", jauh lebih besar daripada sensor Sony Ericsson Satio yang hanya 1/2.5" (berdasar hasil perhitungan GSM Arena).
Dengan kemampuan kamera sebesar itu wajar jika hasil jepret Nokia N8 tak kalah dengan hasil jepret kamera digital.

Selain memiliki kemampuan 12 MP, kamera N8 yang menggunakan lensa Carl Zeiss ini juga dilengkapi dengan lampu flash xenon yang sangat terang.

Ponselgraphy
Kelengkapan Nokia N8

Dengan ukuran layar 3,5" multi touch, USB On The Go, HDMI output, Bluetooth serta koneksi Wifi, Nokia N8 merupakan salah satu smartphone yang banyak dicari.
Untuk spesifikasi lengkap Nokia N8 bisa lihat di sini.

Dengan harga second di pasaran saat ini yang berkisar antara Rp 800.000,- sampai Rp 1.000.000- Nokia N8 banyak diburu oleh pecinta photografi berbasis ponsel yang sedang menjadi trend dan menjadi bagian dari life style.

Tertarik untuk ikut berburu ?

Sony Ericsson W810i + Lensa Kit Canon 18-55mm

Sony Ericsson W810i Berasa Mirorrless

Ponselgraphy
Sony Ericsson W810i + Lensa Kit Canon 18 - 55mm

Ponselgraphy - Sobat, setelah beberapa waktu belakangan banyak yang bertanya tentang alternatif selain Nokia N70 Mirorrless, akhirnya salah satu sobat dari Kediri Phonegraphy Community (KePhoC) menemukan ponsel selain Nokia N70 yang bisa dijodohkan dengan lensa fix atau lensa manual.

Saat KePhoC menggelar acara Ngobat (Ngobrol Bareng Akhir Tahun) pada 25 Des 2015 kemarin, Nara Singha memamerkan W810i yang berhasil dijodohkan dengan lensa kit Canon 18 - 55mm.

"Cara pemasangan lensa ke ponsel sama dengan pemasangan lensa ke Nokia N70" ujarnya.

Ponselgraphy
Sensor Kamera Sony Ericsson W810i

"Body W810i harus dibongkar dulu untuk mengambil lensa bawaan hingga tinggal sensornya", tambah Nara Singha.

Ponselgraphy
Cover Belakang Sony Ericsson W810i + Lensa Kit Canon

"Setelah itu baru kita rakit lensa kit Canon agar bisa dipasang di body W810i", pungkasnya.

Ponselgraphy
Sony Ericsson W810i + Lensa Kit Canon

Akhirnya terjawab sudah pertanyaan sobat ponselgraphy tentang alternatif pengganti Nokia N70 untuk dimodifikasi dan dipasang lensa fix atau lensa kit.

Selamat mencoba.

Ponselgraphy
credit : Nara Singha
Ponselgraphy
credit : Nara Singha
Ponselgraphy
credit : Nara Singha
Ponselgraphy
credit : Nara Singha







Sejarah Ponsel Berkamera

Sejarah Kemunculan Kamera Ponsel


Ponselgraphy - Sobat, hingga saat ini perkembangan ponsel berkamera semakin pesat. Para vendor seakan tiada habisnya berlomba - lomba agar kamera yang dibenamkan di ponsel produksi mereka bisa menjadi yang terbaik. Bahkan saat ini Nokia sudah berhasil memasang kamera beresolusi 41 mp di salah satu seri Lumia nya. 

Tetapi tahukah sobat ponselgraphy bagaimana sejarah awal kemunculan ponsel berkamera ?
Untuk bisa mencapai seperti saat ini, kamera ponsel telah melewati tahapan - tahapan panjang.
Berikut ulasannya.

Awal Kemunculan Kamera Ponsel
Pada November 2000, Sharp melakukan terobosan dengan mengeluarkan ponsel J-SH04 yang mengusung kamera dengan resolusi 0,11mp dengan layar warna 256 colour yang saat itu sudah cukup membuat orang takjub.
Ponselgraphy
Sharp J-SH04

Tetapi ponsel ini tidak berhasil di pasaran karena mungkin dunia belum siap.

Selanjutnya pada awal 2002 Nokia menggebrak pasar ponsel di dunia dengan merilis 7650 yang sangat fenomenal. Nokia 7650 telah mengusung kamera 0,3 mp, layar 2,1 inch dan 4 MB penyimpanan internal. 
Nokia 7650 

Saat itu 7650 menjadi salah satu ponsel yang paling menakjubkan dan menjadi perangkat bergengsi berkat promosi besar - besaran.

Memasuki tahun 2005, kamera ponsel telah mengalami peningkatan pesat. Salah satu dari beberapa ponsel yang meningkat pesat kemampuan kameranya adalah Sony Ericsson K750i. 
Ponselgraphy
Sony Ericsson K750i

Dengan kemampuan kamera sebesar 2 mp auto focus ditambah lampu flash dual LED, K750i merupakan perangkat kamera ponsel yang mumpuni di masanya, dilengkapi pula dengan slot kartu memory dan koneksi nirkabel bluetooth, ponsel ini menjadi salah satu perangkat high end meski hanya berbekal layar 1,9 inch.

Pada tahun yang sama (2005) Nokia juga melakukan gebrakan dengan merilis Nokia N90 sebagai ponsel dengan lensa Carl Seiss pertama berkemampuan 5 mp.

Ponselgraphy
Nokia N90

Disusul Nokia N93 pada 2006, Nokia N70 dan Nokia N95 pada tahun 2007.

Ponselgraphy
Nokia N93


Nokia N95


Ponselgraphy
Nokia N70

Pada tahun 2010, Nokia merilis Nokia N8 yang dijejali kamera dengan kemampuan 12 mp dengan dukungan lampu xenon flash dan OS Symbian. Disusul juga oleh Sony Ericsson yang merilis Satio yang juga mengusung OS Symbian.
Ponselgraphy
Sony Ericsson Satio
 
Tetapi meski terpilih menjadi ponsel berkamera terbaik pada tahun 2010, N8 seakan tenggelam dengan mulai bermunculannya smartphone yang telah dioperasikan dengan IOS dan Android sehingga Symbian tertinggal jauh di belakan IOS dan Android yang merupakan tonggak berlombanya vendor - vendor untuk menciptakan ponsel - ponsel berkamera yang semakin canggih.