Cara Upgrade Skill Photografi Ponsel

Agar Skill Photografi Ponsel Semakin Meningkat

ponselgraphy
credit : Nanang Efendi
Ponselgraphy - Sobat, saat ini keberadaan dan perkembangan photografi ponsel sudah semakin pesat dan mulai diakui keberadaannya. Sejalan dengan itu, beberapa tahun terakhir mulai bermunculan komunitas - komunitas photografi berbasis kamera ponsel.

Memotret dengan media kamera ponsel benar - benar memberi nuansa baru bagi dua photografi, bahkan beberapa situs penyedia layanan stock foto mulai membuka mata dan mengakui eksistensi photografi ponsel. Salah satu situs penyedia layanan stock foto yang kini mulai membuka mata adalah iStock Photo, yang siap membantu menjual karya foto sobat ponselgraphy dengan sistem pembayaran royalti.


Berikut adalah beberapa tips dari iStock Photo agar kemampuan kamera dapat dimaksimalkan dan hasil foto bisa diterima oleh iStock Photo.

Mengenali Perangkat
Kebanyakan kamera ponsel memiliki kecepatan rana (shutter speed) yang terbatas dan memiliki aperture tetap. Penyesuaian eksposure pun secara otomatis diadaptasi dari pengaturan ISO.
Dengan mengenali perangkat, setidaknya kita bisa menyetel kamera dengan pas yang disesuaikan dengan kondisi pemotretan.

Mengenal Aplikasi
Saat ini banyak aplikasi - aplikasi yang mendukung photografi ponsel agar kualitas hasil jepretan menjadi semakin menawan. Mulai dari aplikasi kamera hingga aplikasi editing, semuanya tersedia dan tinggal diunduh sesuai dengan kebutuhan.

Exsposure Yang Tepat
Hasil jepretan selalu terlihat baik jika exposurenya tepat. Pencahayaan adalah dasar untuk menghasilkan foto yang baik meski sebenarnya kita bisa mengolah hasil foto dengan berbagai aplikasi atau filter yang canggih. Tingkat sensitifitas kamera ponsel jauh berbeda dengan kamera DSLR karena kamera ponsel memiliki sensor yang kecil. Jadi sebisa mungkin harus tersedia cahaya yang cukup jika memotret menggunakan ponsel.

Komposisi Adalah Raja
Seperti expposure, komposisi menjadi bagian yang vital agar hasil foto maksimal. Perhatikan garis vertikal dan horizontal pada saat melakukan pemotretan, sebisa mungkin gunakan juga Rule Of Third. Selalu perhatikan latar belakang obyek yang kita foto dan pastikan agar tidak ada yang bocor sehingga bisa merusak tampilan foto meski kita bisa berimprovisasi tanpa menunggu komposisi yang sempurna karena kadang hal itu bisa menjadi nilai lebih sebuah karya foto.
Melanggar aturan kadang juga dibutuhkan untuk menghasilkan foto yang keren, tetapi sebaiknya kita harus tahu saat yang tepat kapan harus melanggarnya.

Membingkai Foto (Framing)
Kita bisa memberi kesan mendalam pada hasil foto dengan cara memanfaatkan benda - benda di latgar depan (Foreground) untuk membingkai obyek utama. Untuk menciptakan framing, kita bisa memotret melalui jendela atau benda - benda lain.

Mengubah Perspektif
Jangan ragu untuk membuat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda untuk menambah perhatian pada komposisi.
Tiarap, memanjat dinding atau pohon, mendekat dan fokus pada detail yang kecil atau memperluas area adalah salah satu cara membuat angle dan sudut pandang yang berbeda.

Black and White
Ada beberapa alasan foto dibuat menjadi hitam putih, diantaranya adalah esensi fotonya lebih kuat, menghapus warna - warna yang tidak diperlukan, memanfaatkan kelebihan backlight dan siluet serta membuat gambar jauh dari noise yang mengganggu.

Cropping
Kadang kita perlu melakukan cropping pada foto yang kita buat karena mungkin moment yang kita tangkap terlalu cepat sehingga kita mengesampingkan komposisi. Sebenarnya tidak masalah jika kita melakukan cropping untuk lebih menonjolkan obyek yang kita bidik karena crop yang tepat bisa merubah atau meningkatkan konteks gambar.

Sering memotret dan upload
Kelebihan mobile photography seperti halnya kamera digital adalah kita bisa memotret sebanyak mungkin tanpa takut kehabisan film, kecuali jika baterai habis atau memori penuh. Untuk mengasah insting photografi, ada baiknya jika kita sering memotret berbagai obyek yang menarik di sekitar kita. Jangan hanya menyimpah hasil foto di memory ponsel, kita harus rajin upload di media sosial seperti instagram dan pixoto karena bisa mendapat komentar atau masukan dari pengguna lain.


Dari beberapa tips di atas dapat disimpulkan bahwa kamera ponsel pun bisa menjadi tool untuk produksi stock foto berkualitas. Karena yang membuat kita profesional adalah mata, pikiran, dan skill, bukan gear atau kamera.  
Memang saat ini smartphone belum dapat menggantikan keperkasaan kamera DSLR, tetapi setidaknya kamera ponsel bisa menjadi alternatif.  

Selamat berkarya dan bersenang-senang dengan photografi ponsel.

Antara kerja, hobby motret dan menjadi Blogger

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »