Kopdar & Ngonsep Bareng IMFC 87 Chapter Surabaya

Serunya Kopdar & Ngonsep Bareng IMFC 87 Chapter Surabaya


ponselgraphy
Kopdar IMFC 87 Chapter Surabaya

Ponselgraphy - Sobat, hari Minggu 28 Agutus 2016 kemarin ada yang yang berbeda di kompleks Taman Flora atau yang biasa disebut Kebun Bibit. Taman yang biasanya ramai oleh pengunjung menjadi semakin ramai karena ada acara Kopi Darat dan Ngonsep Bareng yang diadakan oleh IMFC 87 (Indonesia Miniature Figure Community) Chapter Surabaya.

ponselgraphy
Sesaat sebelum acara dimulai
Acara yang baru pertama kali digelar di Surabaya ini juga turut dihadiri oleh perwakilan komunitas - komunitas foto diantaranya Surophoto, Sidoarjo Macro Shoot Community (SMSC), Komunitas Fotografi Ponsel (Kofipon) dan Coferone (Community Photography Camera Phone).

"Acara ini digelar untuk merekatkan rasa persaudaraan antar anggota IMFC 87 Chapter Surabaya sekaligus memperkenalkan IMFC 87 kepada komunitas - komunitas photografi lainnya", kata Cak Soekir, salah satu dedengkot IMFC membuka pembicaraan dengan admin.

ponselgraphy
Doa bersama & saling  memperkenalkan diri
Pada acara yang ide awalnya digagas oleh Sala Taher, salah satu member IMFC 87 Chapter Surabaya yang berprofesi sebagai Lawyer ini mengupas tentang "tuyul imut" mulai dari awal mula kemunculannya, konsep dan ide serta teknik pemotretannya.

Acara yang mulai digelar tepat pukul 08.00 WIB ini dimulai dengan sesi doa bersama dan saling memperkenalkan diri semua peserta Kopdar yang awalnya hanya berjumlah 15 orang tetapi semakin siang banyak juga sobat - sobat lain yang ikut bergabung.
Keseruan acara ini sudah mulai terasa mulai pukul 07.30 WIB saat para peserta Kopdar mulai berdatangan karena ternyata peserta yang hadir sudah saling mengenal sehingga suasana terasa akrab.
ponselgraphy
Antuisme pengunjung Taman Flora turut melihat pemotretan

Setelah acara doa bersama dan saling memperkenalkan diri usai, acara langsung dilanjut dengan sharing tentang cara mempersiapkan ide dan pemotretan oleh Cak Soekir.
"Untuk menghasilkan potret yang luar biasa, yang menjadi dasar penting memotret adalah ide dan konsep, karena tanpa ide dan konsep semahal apapun kameranya hasilnya pasti akan mengecewakan", kata Cak Soekir saat menjelaskan ke peserta Kopdar.

ponselgraphy
Cak Soekir sedang memberikan tips ke peserta





ponselgraphy
Sampai harus nungging demi angle terbaik

Selesai memberikan pencerahan, Cak Soekir mulai mengajak para peserta untuk membuat konsep dan memotret bersama. Acara semakin seru karena obyek yang akan difoto berukuran sangat kecil sehingga mengharuskan para seserta memotret dengan gaya nungging cenderung ndelosor demi mendapatkan angle terbaik
Beberapa konsep diciptakan secara spontan oleh Tama Pratama, salah satu member IMFC 87 yang banyak mengajari admin memotret tuyul imut.

ponselgraphy
Pengunjung anak - anak tak kalah penasaran
Antusiasme tidak hanya ditunjukkan oleh para peserta kopdar, para pengunjung Taman Flora banyak juga yang tertarik untuk hanya sekedar mengintip, bertanya dan akhirnya ikut bergabung merasakan keseruan memotret tuyul imut dengan kamera ponsel atau kamera DSLR yang mereka bawa. Bahkan diantara salah satu pengunjung Taman Flora ada seorang Bapak bersama dengan 2 anak cowoknya yang beberapa tahun lalu sempat bermain dan memiliki koleksi kereta HO scale ikut nimbrung serta memotret setting yang sudah disiapkan. "Kangen main beginian, karena sudah lama keretanya masuk gudang saat pindah rumah dari Jakarta ke Sidoarjo", ujarnya bersemangat.

Di saat keseruan dan keasyikan para peserta Kopdar, tak terasa waktu mulai beranjak siang sehingga banyak peserta yang berpamitan meski ada beberapa yang masih asyik melanjutkan memotret.
ponselgraphy
mr_tama sedang menyiapkan konsep Danau Cinta


ponselgraphy
Cak Soekir, mr_tama, Sala Taher
ponselgraphy
Foto Bersama sesaat sebelum acara berakhir
"Terimakasih atas kehadiran dan partisipasi teman - teman semua pada acara ini, semoga nanti bisa dilanjut dengan Kopdar yang lain, kami mohon maaf jika selama acara ini terdapat hal - hal yang kurang berkenan", pungkas Cak Soekir di akhir acara.





  

   
  

  












   


 





Antara kerja, hobby motret dan menjadi Blogger

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »