Membedah Kamera Vivo Y21

Review Kamera Vivo Y21, Ponsel Low End Besutan Tiongkok

ponselgraphy
Vivo Y21 (c) vivoglobal.id
Ponselgraphy - Sobat, sampai saat ini gempuran smartphone produk Tiongkok seakan tiada henti menerjang pasar gadget di Indonesia yang memiliki potensi yang sangat besar. Salah satu produk Tiongkok yang menyasar pasar gadget di Indonesia adalah Vivo. Mulai berproduksi pertama kali pada tahun 2009, dan mulai masuk pasar Indonesia pada tahun 2014, merk ini mampu bersaing menjadi 5 besar dunia pada kuartal pertama tahun 2016 meskipun kehadirannya kurang begitu terasa dan seakan tenggelam oleh kompetitornya seperti Oppo dan Xiaomi.Vivo masuk ke pasar Indonesia dengan berbagai macam seri mulai dari Low End hingga High End (Y Series, V Series, X Series, Xplay Series hingga Xshot Series).

Mengusung 4 prosesor Mediatek 6580 yang "hanya" berkecepatan 1,3 GHz dan lebar layar 4,5 Inch dengan kerapatan pixel berukuran 218ppi (854 X 480 pixel), kamera belakang yang berkekuatan 5 mp yang dilengkapi satu buah lampu flash, kamera depan berkekuatan 2 mp serta jaringan yang belum 4G LTE dan kisaran harga Rp 1,5 juta Y21 seakan tenggelam dengan Meizu M2 yang sudah memiliki kamera belakang sebesar 13 mp dan kamera depan 5 mp, layar 5 inch, RAM 2 Gb serta sudah support 4 G LTE dengan harga yang sama.

Tetapi kali ini kita hanya akan membedah kemampuan kamera Y21 yang meskipun berada di kelas Low End tetapi memiliki kemampuan yang bisa diandalkan (menurut admin yang telah beberapa kali ganti smartphone merk Tiongkok).

Vivo Y21 dipersenjatai dengan 2 buah kamera yang nampak biasa saja.
5 mp di bagian belakang dengan lensa berdiafragma f/2.8 yang dilengkapi dengan lampu LED serta 2 mp dibagian depan dengan lensa berdiafragma f/2.4 

ponselgraphy
Voice Capture (c) vivoglobal.id

ponselgraphy
Palm Capture (c) vivoglobal.id
Meski tampilan antar muka kamera tampak sederhana, yang menarik dari kamera Y21 adalah adanya fitur Voice Capture dan Palm Capture, cukup dengan mengatakan "cheese" atau melambaikan tangan kamera bisa bekerja dengan baik.

ponselgraphy
Tampilan kamera bawaan
Bila kita menekan ikon titik tiga di pojok kanan atas, maka berbagai fitur kamera tersaji. HDR untuk mengambil gambar dengan tingkat pencahayaan yang sangat beragam (misal mengambil gambar menantang matahari/ sumber cahaya). Panorama untuk mengambil gambar lebih panjang dari biasanya. Children untuk mengambil gambar anak-anak. Vivo mengerti mengambil foto seorang bocah menghadap kamera sangat sulit, maka mode children dihadirkan. Di mode ini sudah tersedia berbagai suara hewan, senjata, kereta, atau suara bayi itu sendiri. Kita tinggal pilih maka suara akan muncul. Seketika suara muncul diharapkan si bocah tadi menengok, terus langsung deh jepret!


ponselgraphy
Menu pilihan penggunaan kamera dan video

Mode berikutnya adalah Kamera Profesional. Seperti pada mode Video Profesional, mode kamera profesional ini menghadirkan tingkat pengaturan yang luar biasa. Persis seperti Lumia! 
ponselgraphy
Tampilan mode Kamera Profesional
Memasuki mode profesional maka kita bisa mengatur hampir segalanya: Exposure value, ISO, Shutter Speed, White Balance, dan Focus. Tidak bisa mengatur Aperture tentunya. Bingung?
Mudahnya begini, ISO harus serendah mungkin untuk mendapatkan gambar yang jernih. ISO terendah yang dapat diatur di sini adalah 100 sedangkan tertingginya 1600. Loh, kalau ISO serendah mungkin buat apa ada ISO tinggi? Karena ISO rendah punya kendala: sangat lambat, hanya dapat dieksekusi jika objek terpapar cahaya dengan baik. Bila cahaya redup dan kita ingin memotret objek bergerak naikkan ISO-nya. Tentu ada harga yang harus di bayar: gambar menjadi bintik-bintik. Kalau objek diam? Jangan naikkan ISO, tapi naikkan shutter speed-nya !
Shutter speed atau kecepatan rana pada mode ini paling lambat adalah 1 detik. Kalau begitu pasang saja kecepatan rana rendah terus menerus. Tidak bisa juga, kecepatan rana rendah adalah teman baik gambar blur ataupun ghosting. 
Jadi harus bagaimana dong?
Di sinilah mode profesional Vivo Y21 berperan. Ia bisa memainkan mode P atau Tv (atau S pada kamera Nikon) selayaknya kamera DSLR . Mode P adalah kita merubah-rubah ISO, sehingga kamera menyesuaikan kecepatan rana yang dirasa tepat. Mode Tv adalah kita merubah-rubah kecepatan rana, ISO mengikuti. Ingin mengontrol semua alias manual ? Juga bisa, asyiknya exposure value juga ikut berubah, jadi kita tahu gambar ini sudah pas atau belum pencahayaannya.
ponselgraphy
Mode Video Profesional
Vivo Y21 juga dilengkapi dengan auto fokus. Kecepatan fokusnya? Cukup cepat. Meski tidak instan. Apalagi bila cahaya redup, semakin sulit mengambil fokusnya. Tapi, nanti lampu led dari kamera biasanya menyala untuk membantu fokus.
Berikut ini adalah beberapa hasil jepretan kamera belakang dan dan kamera depan Vivo Y21 (tanpa sentuhan/editing apapun).

ponselgraphy
Kamera belakang, Outdoor pagi hari di bawah pohon




ponselgraphy
Kamera belakang, indoor tanpa flash

ponselgraphy
Kamera belakang, indoor tanpa flash

ponselgraphy
Kamera belakang, indoor tanpa flash

ponselgraphy
Kamera belakang, outdoor malam hari tanpa lampu flash dan lampu tambahan

ponselgraphy
Kamera belakang, outdoor sore hari di bawah pohon

ponselgraphy
Kamera belakang, outdoor siang hari di bawah pohon

ponselgraphy
Kamera belakang, outdoor siang hari di bawah pohon

ponselgraphy
Kamera belakang, indoor malam hari tanpa lampu flash dan lampu tambahan

ponselgraphy
Kamera belakang + Lensa Okuler, Outdoor tanpa flash

ponselgraphy
Kamera belakang + Lensa Okuler, Outdoor tanpa flash
Semoga bermanfaat.


Sumber artikel : dikiseptrian

         








Antara kerja, hobby motret dan menjadi Blogger

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »